Gelar EPL ke 19 itu diraih Mo Salah dan kawan-kawan setelah pesaing terdekat mereka, Manchester City tumbang 2-1 di kandang Chelsea Jumat (26/6) dini hari.
Meski liga masih menyisakan beberapa pertandingan namun 86 poin yang dikantongi anak asuh Jurgen Klopp ini takkan mampu dikejar oleh Manchester Biru dengan 63 angka.
Sementara itu di laga terakhir Kamis (25/6) Liverpool mengokohkan diri di puncak klasemen setelah menghentikan perlawanan Crystal Palace empat gol tanpa balas.
“Ini melebihi apa yang mungkin pernah saya bayangkan, menjadi juara dengan klub ini tentu sangat luar biasa,” ujar Klopp kepada SkySports.
Meski wali kota Liverpool melarang adanya kerumunan namun gelar juara ini tak bisa dilewatkan begitu saja oleh para pendukung Liverpool. Mereka tumpah ke jalanan kota dan merayakan apa yang telah lama mereka nantikan.
“Saya tahu ini sulit bagi warga dalam situasi begini tapi kami tak bias menahan. Kami akan merayakan ini bersama para supporter saat kami bias,” tambahnya.
Sementara itu kapten Liverpool Jordan Henderson tak bisa menyembunyikan kegembiraannya.
“Ini luar biasa. (Sebelumnya) Saya tidak membicarakannya hingga saat ini tiba, ini luar biasa akhirnya kami berada di garis depan. Saya sangat bangga kepada semua pemain, pendukung, seluruh (official) klub di kota ini,” tambahnya.
Terakhir kali Liverpool merasakan gelar juara EPL pada musim 1989/1990. Kala itu Liverpool dilatih mantan Kenny Daglish.(r2)
Editor : Administrator