Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ardiansyah Kembali Jadi Andalan Merah Putih

Redaksi • Senin, 1 November 2021 | 13:29 WIB
CARI BIBIT BARU: Dua atlet muaythai bertarung pada PON Papua 2021 lalu. (DOK/LOMBOK POST)
CARI BIBIT BARU: Dua atlet muaythai bertarung pada PON Papua 2021 lalu. (DOK/LOMBOK POST)
MATARAM-Meski gagal di PON Papua 2021, tenaga atlet muaythai NTB Ardiansyah masih dibutuhkan. Pria asal Dompu itu dipanggil kembali untuk mengikuti Pelatnas persiapan SEA Games Vietnam 2022. "SK pemanggilan dari PB MI sudah kita terima, Jumat kemarin. Ini tertanggal 26 Oktober," kata Ketua Harian Pengprov Muaythai Indonesia (MI) NTB Indra Gunawan, kemarin (31/10).

Dalam surat pemanggilan tersebut, ada 13 atlet yang dipanggil mengikuti Pelatnas PB MI. Terdiri dari tiga atlet waikru dan 10 atlet tarung. Ardiansyah sendiri akan turun di kelas 63,5 kilogram. Sedangkan sembilan atlet lain, yakni Mitra Edisyah Putra Waruwu asal Lampung di kelas 45 kilogram; Jekson Karmela kelas 50 kilogram asal Papua;  Lambert Yarisetouw kelas 60 kilogram asal Papua; Prays Friendly Karundeng kelas 63,5 kilogram asal Sulawesi Utara;  Lea Flolurey Wikari kelas 48 kilogram putri asal Papua; Mia Amalia kelas 51 kilogram putri asal Banten; Angelina Runtukahu kelas 51 kilogram putri asal Sulawesi Utara; Adistya Gracelia Lolaroh kelas 60 kilogram putri asal Jawa Barat; dan Susanti Indapataka kelas 63,5 kilogram putri asal NTT.

Pada SEA Games yang akan dilangsungkan Mei 2021 tersebut, dari cabor muaythai ada beberapa nomor pertandingan. Yakni lima kelas putra, lima kelas putri, dan waikru. Atlet yang mendapatkan undangan akan mengikuti rangkaian seleksi dalam Pelatnas yang dimulai 1 November 2021 hingga 10 Mei 2022.

Atlet yang dipanggil Pelatnas harus tiba di Bogor pada 1 November. Atlet dan pelatih Pelatnas yang sudah dipanggil dianggap mengundurkan diri jika tidak merespon undangan pemanggilan. "Kami belum putuskan apa akan ikut pelatnas ini," jelasnya.

Pengprov MI NTB masih mempertimbangkan atletnya untuk mengikuti Pelatnas tersebut. Ini buntut kekecewaan pengprov atas hasil PON Papua. Ada dugaan keberpihakan wasit pada tuan rumah Papua. Khususnya saat Ardiansyah bertanding melawan tuan rumah dan dinyatakan kalah. (puj/r8)

  Editor : Redaksi
#Sportivo #Muathai