Beasiswa ini berlaku untuk seluruh Indonesia. Jadi atlet peraih emas asal NTB harus bersaing memperebutkan kuota 100 beasiswa ini dengan atlet peraih medali emas dari provinsi lain. ”UT memiliki 39 cabang di seluruh Indonesia. Beasiswanya berlaku untuk seluruh Indonesia,” jelas dia.
Beasiswa ini diberikan kepada atlet untuk delapan semester. Tidak hanya atlet berprestasi, UT juga sudah menyiapkan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga. Beasiswa yang disiapkan untuk tiga semester. ”Jika ada mahasiswa UT yang berprestasi olahraga maka mereka bisa mengajukan beasiswa tadi,” paparnya.
Raden mengatakan jika ada atlet NTB peraih medali emas yang berminat mendapatkan beasiswa UT, bisa bersurat dengan melampirkan persyaratan. Seperti bukti sertifikat PON Papua. ”Untuk atlet peraih medali emas ini baru saat ini disediakan,” tandasnya.
Ketua KONI NTB H Andy Hadianto mengapresiasi beasiswa yang diberikan UT sebagai bentuk penghargaan bagi atlet-atlet NTB berprestasi. ”Ini terobosan bagus untuk atlet. Sekaligus membantu atlet yang ingin melanjutkan pendidikannya,” ujarnya.
Andy menjelaskan, saat ini KONI NTB juga sedang mendata atlet-atlet NTB. Terkait kebutuhan yang diperlukan seperti melanjutkan pendidikan atau pekerjaan. ”Data ini nanti kita serahkan ke pemerintah agar bisa ditindaklanjuti,” katanya. Pendataan ini menindaklanjuti rencana dari berbagai pihak yang ingin membantu atlet untuk meneruskan pendidikan atau mendapatkan pekerjaan. (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis