Persiapan matang menjadi faktor paling penting yang membuat EVOS Divine bisa merebut gelar juara FFML musim ini. Tak hanya membidik gelar FMML, EVOS Divine justru mengejar target yang lebih besar, yakni juara FFWS yang akan dilangsungkan di Singapura.
Performa gemilang EVOS Divine berkat konsistensi permainan selama FFML Season 5 Divisi 1 berlangsung. Meski di awal musim sempat mendapat tekanan dari tim kuda hitam, Echo Esports, namun EVOS mampu bangkit di pekan terakhir. Ini dibuktikan pada pertandingan terakhir melawan tim debutan sekaligus kuda hitam Echo Esport.
EVOS Divine yang bisa bermain aman justru memilih menekan saingan terkuatnya tersebut. Akhirnya Echo Esports harus tumbang sebagai tim pertama pada game pertama. Hasil ini mempengaruhi mental Echo Esports di pertandingan selanjutnya. Tim ini justru tidak berkembang.
Selain meraih gelar juara, pemain EVOS Divine, Abi Faisal juga meraih gelar predator. Berstatus sebagai pemain baru, Abi justru bisa beradaptasi dengan cepat dan mengikuti pola permainan agresif timnya.
Tak hanya kejutan Echo Esports, FFML Divisi 1 musim ini menghadirkan berbagai kejutan menarik, seperti penampilan tim favorit juara, ONIC Olympus yang justru harus puas berada di peringkat delapan. Papan klasemen akhir peringkat kedua dihuni SES ALFAINK. Sedangkan peringkat ketiga ditempati Echo Esport. (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis