Pemilihan waktu pelaksanaan Porkab ini menyesuaikan dengan Porprov. Rencananya Porprov akan dilaksanakan November. Sehingga Porkab harus sudah tuntas sebelum November.
’’Jadwal masih belum pasti karena anggaran juga belum ada. Kalau anggaran persiapan, Mei sudah bisa diambil cabor di KONI dengan syarat yang sudah ditentukan,” jelas dia.
Kabid Olahraga Dispora Loteng Muji mengatakan, segala kekurangan saat ini merupakan dampak dari pandemi. Anggaran serba terbatas, termasuk anggaran KONI. ’’Pemkab hanya bisa memberikan hibah Rp 500 juta,’’ sebut dia.
Meskit terbatas, pemkab tetap berkomitmen mendukung keberadaan KONI dan cabor prestasi. Karena ini salah satu kegiatan yang bisa mengangkat harkat dan martabat daerah.
Selain itu, pemkab juga berharap cabor kembali bersatu pasca Musorkab karena secara legal KONI sudah sah dan menjadi organisasi yang menaungi cabor prestasi. ”Kalau ada kekurangan kita perbaiki bersama. Karena pandemi ini tidak bisa kita saling menyalahkan ayo kita sportif,” tambah dia. (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis