”Ini tragedi memilukan. Kita harap ini yang pertama dan terakhir. Kami turut berbela sungkawa bagi korban yang meninggal dunia,” kata Ketua Asprov PSSI NTB Mori Hanafi, Senin (3/10).
Peristiwa ini, menurut dia, seharusnya tidak perlu terjadi. Karena ini bukan disebabkan bentrokan antar supporter. Bukan juga karena wasit yang memihak atau berlaku tidak adil. Kejadian ini terjadi usai pertandingan, dimana segelintir supporter tidak terima dengan kekalahan Arema Malang.
Merujuk dari peristiwa itu, Mori meminta seluruh klub dan supporter di NTB tetap menjunjung sportivitas dan soliditas antar tim. Khususnya dalam menjalani kompetisi Liga 3 Bank NTB Syariah yang memasuki babak delapan besar.
Asprov PSSI NTB juga akan memastikan pertandingan berjalan fair dan profesional. Sehingga potensi keributan karena keputusan perangkat pertandingan yang salah tidak akan terjadi.
”Tentunya kami himbau agar liga yang sedang berjalan dilalui tanpa adanya provokasi antar suporter yang berlebihan. Kita harus menjunjung tinggi sportivitas,” tandasnya. (puj) Editor : Redaksi Desain Grafis