Cabor esport akan diikuti 142 peserta dari kabupaten/kota. Mereka akan bertanding di empat divisi, yakni Mobile Legends: Bang Bang, eFootbal, PUBG Mobile, dan Free Fire. ”Dari lima divisi di PON 2024, hanya satu yang tidak ikut kita pertandingkan disini,” katanya.
Menurut Winahya, esport merupakan salah satu cabor yang berkembang pesat. Meskipun organisasi ESI terhitung baru, tetapi keberadaan cabor ini di seluruh Indonesia sudah ada. Bahkan esport juga sudah dipertandingkan resmi di PON Aceh-Sumatera 2024. Sebelumnya esport menjadi cabor ekshibisi di PON Papua. ”Kami ingin mencari bibit atlet juga di Porprov ini. Nantinya untuk jadi atlet esport NTB di ajang nasional,” tuturnya.
Terkait kesiapan pelaksanaan Porprov, Winahya mengatakan, sudah hampir 100 persen. Tinggal melakukan penataan dan persiapan di venue yang akan digunakan. Rencananya pertandingan esport akan digelar di Taman Budaya. Pertandingan berlangsung 20-23 Februari. ”Selain main event, kami juga akan menggelar side event di venue,” tandasnya.
Dewan Pembina ESI NTB Bohari Muslim menilai persiapan yang sudah dilakukan panitia pelaksana sudah maksimal. Pihaknya dari ESI NTB juga akan mengawal pelaksanaan pertandingan cabor esport selama Porprov berlangsung. ”Ini olahraga baru yang diminati anak muda. Porprov jadi wadah yang tepat mereka beradu kemampuan meraih prestasi,” pungkasnya. (puj/r8) Editor : Redaksi Desain Grafis