LombokPost-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB semakin optimis konsep baru bisa diterapkan dalam Porprov 2026 mendatang.
”Kita sudah sosialisasikan konsep ini saat Rakerprov. Sambutannya dari anggota sangat baik,” ujar Ketua KONI NTB Mori Hanafi, (15/5).
Mori menjelaskan Porprov 2026 dikonsep tanpa tuan rumah tunggal. Artinya seluruh kabupaten/kota akan menjadi tuan rumah.
Pertandingan cabang olahraga bakal disebar ke sepuluh kabupaten/kota.
”Misalnya Sumbawa itu kuat di cabor panahan, bisa saja cabor panahan diselenggarakan disana,” katanya.
Tujuan KONI NTB melaksanakan Porprov 2026 di seluruh kabupaten/kota sebagai persiapan NTB menjadi tuan rumah PON 2028.
Porprov ini bisa menjadi ajang kita mempersiapkan diri, baik dari segi venue pertandingan dan atlet-atletnya.
”Sebagai tuan rumah, kita bisa bertanding tanpa kualifikasi. Ini kesempatan yang harus dimaksimalkan dengan mempersiapkan atlet,” tuturnya.
Menurut Mori, persiapan tuan rumah PON XXII/2028 sudah dilakukan KONI NTB sejak dini.
Seperti membentuk cabor-cabor yang belum ada di NTB.
Setelah pembentukan cabor baru ini, KONI NTB meminta pengprov cabor baru segera membentuk pengurus kabupaten/kota. Agar bisa mengikuti Porprov 2026 sebagai salah satu langkah persiapan atletnya.
”Minimal ada di lima kabupaten/kota. Kami sudah ingatkan cabor baru dan sudah banyak yang melaksanakannya,” jelasnya.
Lebih lanjut, Mori mengatakan KONI NTB juga sudah membentuk Tim 9 untuk mempersiapkan kebutuhan awal dan berkoordinasi dengan NTT atau pusat.
”Tim 9 sudah dan tetap bergerak mempersiapkan kebutuhan awal. Master plan sudah disusun termasuk visitasi venue-venue,” tandasnya. (puj/r12)
Editor : Redaksi Lombok Post