LombokPost-Mandalis Club menggelar kejuaraan sepatu roda.
Diikuti 175 peserta dari seluruh klub sepatu roda kabupaten/kota di NTB.
”Kami gelar kejuaraan ini, untuk memasyarakatkan sepatu roda,” kata Ketua Pelaksana Mandalika Fun State Yosua Puguh Wibowo.
Pada kejuaraan itu dibagi menjadi beberapa nomor yang dibagi menjadi beberapa kelompok umur. Mulai dari TK,SD, dan SMP.
”Ini kejuaraan yang kedua kami gelar. Tahun ini, peserta jauh lebih banyak,” terangnya.
Kejuaraan tersebut wadah untuk membangkitkan semangat persaudaraan di olahraga sepatu roda.
Juga mendorong semangat anak-anak untuk berlatih.
”Nanti muaranya adalah pembinaan prestasi,” kata pria yang akrab disapa Yoyo itu.
Menurutnya, NTB memiliki potensi besar untuk mengembangkan prestasi olahraga sepatu roda.
Peminatnya sudah semakin banyak di kalangan anak-anak.
”Itu yang terus kita bina melalui klub-klub di beberapa kabupaten/kota,” terangnya.
Para atlet sepatu roda di NTB sudah menunjukkan kelasnya di level nasional maupun internasional.
Buktinya, meraih juara di sejumlah Kejurnas di Jawa Timur dan juara di Open Turnamen di Malaysia.
”Kita ingin tunjukkan bahwa hasil dari proses pembinaan yang dilakukan di masing-masing klub sudah membuahkan hasil,” kata pria yang juga sebagai Ketua Bidang Pembinaan dan Prestasi di Perserosi Kota Mataram itu.
Bahkan, sejumlah atlet sudah lolos PON Sumut-Aceh. Lolosnya pun bukan melalui mendapatkan wildcard, melainkan melalui kualifikasi.
”Ini membuktikan kalau atlet kita sudah mampu bersaing dengan sejumlah atlet nasional,” jelasnya.
Ke depan, pembinaan di masing-masing klub akan terus dibina. Tujuan utama adalah memasyarakatkan olahraga.
”Kami lakukan promosi di Udayana. Sekarang sudah semakin banyak peminatnya,” kata dia.
Dia berharap ke depan, sepatu roda ini bisa semakin diminati masyarakat. Sehingga, lebih banyak atlet yang bisa terjaring.
“Sepatu roda ini kan dunia mainnya anak-anak juga. Jadi, bisa sambil bermain dan berolahraga,” pungkasnya. (arl/r3)
Editor : Kimda Farida