LombokPost-Cabang olahraga voli pantai berpotensi menyegel tiket menuju Olimpiade Paris 2024.
Peluang tersebut terbuka usai tim voli pantai putra Indonesia yang diperkuat atlet NTB Sofyan Rachman Efendi bersama Bintang Akbar menjadi juara di Volleyball World Beach Pro Tour 2024.
Selain tim putra, atlet putri NTB Desi Ratnasari yang berpasangan dengan Nur Atika Sari juga berpeluang lolos ke olimpiade.
Tim putri masuk dalam babak semifinal Volleyball World Beach Pro Tour 2024.
Keduanya masih akan melanjutkan perjuangan di semifinal AVC Beach Volleyball Continental Cup di Ningbo, Tiongkok, 16-18 Juni mendatang.
”Kami bersyukur masih ada voli pantai yang berpotensi menambah skuad tim Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Mudah-mudahan peluang ini masih bisa terjaga dan kami akan kawal agar kali ini voli pantai bisa lolos,” kata Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Raja Sapta Oktohari dikutip dari keterangan resmi KOI.
Untuk cabor voli pasir ada 24 tiket yang diperebutkan untuk bisa lolos ke Paris 2024.
Dengan ketentuan setiap negara maksimal hanya bisa mengirimkan masing-masing dua pasang dari tim putra dan putri.
Berdasarkan sistem kualifikasi olimpiade, ada empat cara yang bisa dilalui yakni pertama, tiket Paris 2024 diberikan kepada negara tuan rumah, Prancis.
Kedua, pemenang FIVB Beach Volleyball World Championship 2023 otomatis telah mengamankan satu tiket lainnya.
Ketiga, urutan 17 teratas dunia dalam Olympic Ranking yang terhitung periode 1 Januari 2023 hingga 9 Juni 2024 akan mendapatkan tiket. Keempat, tiket Olimpiade Paris 2024 diperoleh negara pemenang dari kualifikasi Olimpiade kontinental yang mewakili lima konfederasi (AVC, CAVB, CEV, NORCECA, CSV) baik di nomor putra maupun putri.
Kepastian tiket Olimpiade bisa didapat jika tim putra menjadi juara di putaran final AVC Beach Volleyball Continental Cup 2024 yang berlangsung di Ningbo, Tiongkok, 21-23 Juni.
Sementara tim putri saat ini ada di peringkat keempat dan akan tampil di semifinal Continental Cup 16-18 Juni. ”Kami masih terus berjuang dengan harapan bisa menang dan lolos ke Olimpiade Paris 2024,” ujar Ketua PB PBVSI Imam Sudjarwo.
Menurut Imam, atlet yang turun merupakan pemain muda tapi potensial untuk lolos ke olimpiade. PB PBVSI akan mendukung penuh untuk mengawal tim putra dan putri kita di Continental Cup.
Peluang lolos ke olimpiade bakal dimaksimalkan, karena jika terwujud ini akan mengakhiri penantian 28 tahun tim voli pantai Indonesia tampil di olimpiade usai terakhir kali tampil di Olimpiade Atlanta 1996.
Saat itu, tim voli pantai putra diwakili Mohamed Nurmufid/Markoji dan tim putri diwakili Timy Yudhani Wahayu yang juga berasal dari NTB berpasangan dengan Eta Kaize. (puj/r12)
Editor : Kimda Farida