Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Cabor Tinju NTB Bertekad Pertahankan Emas di PON Aceh-Sumatera Utara XXI/2024

Galih Mega Putra S • Selasa, 6 Agustus 2024 | 20:50 WIB
LATIHAN: Petinju putra NTB Saputra Samada berlatih di Sasana Notorius, KSB, beberapa waktu lalu. (DOK/LOMBOK POST)
LATIHAN: Petinju putra NTB Saputra Samada berlatih di Sasana Notorius, KSB, beberapa waktu lalu. (DOK/LOMBOK POST)

LombokPost-Cabang olahraga (cabor) tinju menjadi salah satu tumpuan NTB untuk mendulang medali emas di PON Aceh-Sumatera Utara XXI/2024.

Cabor tinju bertekad bisa mempertahankan dua medali emas yang didapat di PON Papua XX/2021 lalu.

”Target tinju dua medali emas. Ini sama dengan yang didapat di Papua lalu,” ujar Wakil Ketua KONI NTB Agus Suharyan.

Agus menjelaskan pemetaan target ini berdasarkan hasil klinis dengan pelatih cabor. Sekaligus melihat potensi medali berdasarkan data yang dimiliki.

Terlebih dua petinju peraih medali emas PON Papua yakni Huswatun Hasanah dan Endang masih memperkuat NTB di PON Aceh-Sumut 2024.

Pada PON Aceh-Sumatera Utara XXI/2024, cabor tinju akan menurunkan empat petinju. Terdiri dari tiga petinju putri, yakni Endang di kelas 48 kilogram, Shinta Agustini di kelas 50 kilogram, dan Huswatun Hasanah di kelas 60 kilogram.

Serta satu petinju putra Saputra Samada di kelas 71 kilogram.

”Komposisi petinju memang berkurang. Di PON Papua itu ada delapan atlet yang turun. Tapi nanti hanya empat petinju,” katanya.

Capaian cabor tinju di PON Papua XX/2021 adalah dua medali emas dari Huswatun Hasanah dan Endang. Satu medali perak dari Saputra Samada. Serta tiga medali perunggu yang disumbangkan Ainun Azizah, Shinta Agustini, dan Nasruddin.

”Nasruddin sudah pensiun jadi atlet, sekarang jadi pelatih. Sedangkan Ainun pindah ke cabor kickboxing,” beber Agus.

Menurut Agus, target dua medali emas cukup realistis.

Bahkan potensi untuk mendapatkan lebih dari dua medali emas masih terbuka.

Saputra Samada pada PON Papua lalu meraih medali perak. Capaian ini masih bisa digenjot melalui pelatda yang sedang dijalani atlet.

”Begitu juga Shinta. Semoga bisa meningkatkan prestasinya,” tuturnya.

Lebih lanjut, Agus mengatakan saat ini cabor tinju melaksanakan pelatda terpisah. Mereka berlatih di Sasana Notorius, KSB.

Fasilitas latihan disana sudah lengkap dan atlet berada dalam asrama yang bisa dipantau langsung pelatihnya. (puj/r12)

Editor : Kimda Farida
#cabor #pon