LombokPost--Pembalap Prima Pramac Ducati Jorge Martin bangkit di race utama MotoGP Mandalika, Minggu (29/9).
Setelah tersungkur dan tidak mendapatkan poin di sprint race sehari sebelumnya, Martinator –julukan Jorge Martin–tersenyum lebar dengan berdiri di podium tertinggi.
Jorge Martin pun mengakhiri kutukan di GP Indonesia. Di dua seri sebelumnya, dia selalu gagal finis pada balapan yang digelar di Pulau Lombok itu.
’’Ini bukan kemenangan biasa,” ucap Martin di parc ferme usai balapan.
’’Setelah apa yang terjadi di edisi sebelumnya. Setelah kecelakaan yang aku alami kemarin (di sprint race). Setiap melewati tikungan, ada kekhawatiran akan jatuh. Tapi aku mencoba terus fokus,” tambah pembalap 26 tahun tersebut.
Kemenangan Martinator di balapan seri ke-15 ini memang istimewa. Sebab, dia sudah lama menanti.
Kali terakhir dia berdiri di podium tertinggi sebelum di Mandalika adalah empat bulan lalu di GP Prancis (12/5).
Setelah itu, di sembilan balapan selanjutnya, mentok dia selalu menjadi runner-up (enam kali).
Hasil tersebut juga membuat Martin nyaman menuju balapan selanjutnya, GP Jepang, pekan depan (6/10).
Gapnya dari Francesco Bagnaia di klasemen pembalap dalam perebutan juara dunia kembali melebar.
Di Mandalika, Pembalap asal Spanyol ini mendominasi sejak start.
Berada di posisi pertama saat strating grid, Martin tidak tergoyahkan di posisi pertama dan menyelesaikan 27 lap dalam waktu 41 menit 4,389 detik.
Menurut Martin, dirinya terlalu percaya diri menatap balapan di Mandalika. Sehingga tidak berhati-hati dan mengalami insiden pada sprint race.
”Kejadian kemarin jadi alarm buat saya untuk lebih fokus pada balapan,” katanya.
”Perasaan kemenangan ini seperti balas dendam. Ketika saya mengalami crash dan bisa menang di race utama. Rasanya sangat menakjubkan hingga saya mencium aspal. Ini baru pertama kali saya lakukan,” imbuhnya.
Penampilan menarik juga diperlihatkan Francesco ‘Pecco’ Bagnaia.
Pecco yang memulai balapan dari starting grid empat, sempat telempar ke posisi tujuh.
Pelan tapi pasti pembalap Ducati Lenovo Team ini naik ke deretan pembalap terdepan dan menempati posisi ketiga di lap 23. Pecco berhasil menjaga posisinya dan finish di peringkat tiga.
”Hari ini saya start dari posisi yang sama dengan kemarin. Tapi hari ini saya berhati-hati di lap awal. Setelah lap 18 saya mulai memaksimalkan performa. Saya membutuhkan itu untuk mengejar peringkat pertama,” kata Pecco.
Pembalap rookie of the year, Pedro Acosta juga tak lepas dari sorotan.
Punggawa Red Bull GASGAS Tech3 bersinar pada race utama MotoGP seri Mandalika.
Memulai balapan dari posisi tiga, Acosta menuntaskan balapan di peringkat kedua.
”Saya sempat mengejar Martin tapi di lap 16 atau 17 sedikit melebar karena melakukan kesalahan. Saya tidak akan khawatir hingga musim berakhir. Saya ingin melakukan balapan dengan maksimal di sisa race yang ada,” ungkap Acosta.
Race utama MotoGP Mandalika menghadirkan sejumlah insiden. Tercatat sembilan pembalap tidak bisa menuntaskan balapan.
Dimulai dengan crash yang melibatkan empat pembalap di lap pertama yakni Alex Marquez dari Ducati Gresini Racing MotoGP, Jack Miller dari Red Bull KTM Factory Racing, Luca Marini dari Repsol Honda Team, dan Aleix Espargaro dari Aprilia Racing.
Lima pembalap lain menyusul tersingkir dari balapan. Nasib sial rupanya tidak mau lepas dari Marq Marquez di Sirkuit Mandalika.
Pembalap Ducati Gresini Racing MotoGP ini terpaksa meninggalkan balapan setelah mesin motornya mengalami gangguan dan mengeluarkan asap. Insiden ini terjadi di lap 16.
Kemudian disusul Fabio Di Giananntonio dari Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Joan Mir dari Repsol Honda Team, Augusto Fernandez dari Red Bull GASGAS Tech3, dan Enea Bastianini dari Ducati Lenovo Team.
Berdasarkan hasil race tersebut, Jorge Martin masih kokoh di puncak klasemen sementara dengan 366 poin. Pecco menempel di peringkat dua dengan 345 poin.
Posisi ketiga ditempati Enea Bastianini dengan 291 poin, meskipun tidak bisa menyelesaikan balapan.
Marc Marquez berada di posisi empat klasemen sementara dengan 288 poin.
Pedro Acosta yang finish di podium kedua masih menempati peringkat lima klasemen sementara dengan 181 poin. (puj/r5)
Editor : Kimda Farida