Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Liga Futsal Lotim Diikuti 32 Tim, Digelar Mulai 6-24 Januari

Supardi/Bapak Qila • Selasa, 7 Januari 2025 | 10:58 WIB

 

MANAGER MEETING: Perwakilan tim futsal mengikuti pengambilan loot dengan panitia, Jumat (3/1).
MANAGER MEETING: Perwakilan tim futsal mengikuti pengambilan loot dengan panitia, Jumat (3/1).
 

LombokPost-Sebanyak 32 klub akan berlaga di Liga Futsal Lombok Timur (Lotim) yang akan dimulai 6-24 Januari mendatang.

Klub tersebut akan dibagi dalam delapan grup.

”Sebenarnya ada 34 klub yang mendaftar tetapi satu calon mengundurkan diri, karena mereka tidak sanggup dengan sistem. Mereka mengira ini hanya sebatas pertandingan futsal biasa,” terang Maulana Okta Saputra, Ketua Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKAB) Lotim, Minggu (5/1).

Okta menjelaskan dari 21 Kecamatan di Lotim, dua kecamatan yang tidak mengirim klub yakni kecamatan Sembalun dan Sambalia.

Akan tetapi secara pemain, diperkirakan semua kecamatan memiliki utusan namun bergabung dengan klub di kecamatan lain.

Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi oleh masing-masing klub adalah memiliki empat orang pemain dengan kelahiran 2006 dan semua klub telah memenuhinya.

Kendati diakui, sebelumnya beberapa klub terpaksa direvisi.

”Saat mendaftar kita betul-betul selektif. Ketika tim memasukkan daftar pemain di web kita lihat apakah ada empat orang pemain dengan kelahiran 2006 atau tidak. Kalau tidak ada kita tolak dan minta untuk melengkapinya,” tuturnya.

Menurut Okta, liga futsal ini tidak hanya sekedar pertandingan futsal semata.

Namun liga ini sekaligus menjadi ajang seleksi pemain-pemain futsal profesional asal Lotim, yang akan mewakili Lotim pada Porprov 2026 mendatang.

Serta menjadi jenjang karier bagi pecinta futsal di Lotim.

Liga futsal ini juga bertujuan untuk memunculkan bibit-bibit baru pemain Futsal di tingkat Nasional asal Lotim.

Pemain dengan kelahiran 2006 yang memiliki kemampuan akan dikumpulkan menjadi satu tim dan diseleksi untuk mewakili Lotim ke Porprov 2026.

”Jadi liga ini betul-betul kita persiapkan dengan sebaik mungkin. Karena ini merupakan liga profesional bukan sebatas liga futsal biasa. Kita ingin menjaring pemain-pemain futsal kita yang berbakat,” katanya.

Berbagai persiapan diakui telah dilakukan panitia. Mulai dari fasilitas di dalam lapangan maupun di luar lapangan.

Selain itu wasit yang akan memimpin laga ini juga betul-betul sudah disiapkan.

Bahkan wasit tersebut sudah memiliki lisensi level satu tingkat nasional atau setingkat wasit pemimpin PON dan wasit pemimpin liga Profesional.

Diharapkan tahun 2025 ini, klub-klub futsal di Lotim memiliki pelatih yang berlisensi.

Mengingat sejauh ini hanya beberapa klub yang sudah memiliki pelatih lisensi. Agar dapat menghasilkan pemain-pemain futsal profesional.

”Afkab akan terus membimbing para klub-klub ini agar benar-benar menjadi klub yang profesional. Bahkan kita juga sudah komunikasi dengan AFP NTB. Bagi klub-klub yang menang berkali-kali untuk bisa mengikuti liga nusantara,” cetusnya.

Lebih lanjut, Okta berharap agar klub-klub yang ikut pada liga futsal ini benar-benar serius mengikuti pertandingan.

Demi keberlanjutan karier klub futsal yang mereka bawa untuk bisa dipromosikan ikut di liga profesional. (par/r12)

Editor : Kimda Farida
#persyaratan #pemain #Klub #Porprov #utusan #kecamatan #Lotim #Futsal