LombokPost - Dunia olahraga khususnya sepak bola NTB berduka.
Tokoh sepak bola yang juga Kepala Bidang Olahraga Disproa NTB Anang Zulkarnaen meninggal dunia sekitar pukul 11.00 Wita, Kamis (3/4).
Dia meninggal dunia usai olahraga pickleball bersama sejumlah rekannya di Gelanggang Pemuda Mataram.
"Saat itu beliau habis main pickleball bersama saya di Gelanggang. Dia duduk di samping saya kemudian kenapa tiba-tiba kejang-kejang," ucap HMNS Kasdiono, rekan Anang Zulkarnaen kepada Lombok Post.
Melihat kondisi Anang, Kasdiono dibantu rekannya yang lain langsung bertindak cepat dengan membawanya ke rumah sakit terdekat. "Langsung kami bawa ke RS Bhayangkara," ucap mantan Ketua KONI NTB tersebut.
Anang pun mendapatkan pelayanan kegawatdaruratan oleh tim medis rumah sakit. Sayangnya, meski sudah ditangani, nyawanya tak terselamatkan. "Segala upaya sudah dilakukan, tetapi Allah menghendaki lain," ucap pria yang sudah lama bersahabat dengan Anang tersebut.
Ditanya mengenai apakah ada keluhan Anang sebelum menghembuskan nafas terakhir, Kasdiono mengaku kondisi sahabatnya tersebut baik-baik saja. Tak ada tanda-tanda dia mengalami sakit atau keluhan nyeri dan yang lainnya. Setahu saya beliau tidak pernah mengeluh. Yang ada kita main sambil bercanda," bebernya.
Anang Zulkarnaen menghembuskan nafas terakhir di usia 54 tahun. Pria kelahiran 1970 tersebut adalah tokoh yang banyak berjasa di bidang olahraga. Dia aktif membina generasi muda di bidang sepak bola lewat tim garuda muda yang dibentuknya bersama istrinya Tunik Haryani yang merupakan anggota DPRD Lombok Barat.
Selain itu, Anang juga gencar mengadakan kompetisi olahraga pembinaan usia muda. Baik olahraha futsal, basket, voli, dan yang lainnya. Pembinaan di usia muda menjadi salah satu kunci Provinsi NTB meraih belasan medali emas Pekan Olahraga Nasional (PON). Terima kasih Bang Anang, dedikasimu akan selalu kami kenang. (ton)
Editor : Redaksi Lombok Post