Lombok Post-Lokal hero asal NTB Arai Agaska Dibani Laksana berhasil raih posisi pertama pada race pertama kelas National Sport 250 CC pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Mandalika Racing Series (MRS) 2025 di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah (Loteng).
Remaja asal Kota Mataram ini mencatatkan waktu terbaiknya 18 menit 40 detik.
Kemudian, posisi kedua berhasil diraih Andi Gilang, sedangkan posisi ketiga ditempati M Syirat Sauqi.
Kedua pembalap ini hanya beda beberapa detik dengan Arai Agaska.
Pantauan Lombok Post, pada 10 lap terakhir pertandingan berlangsung sengit di bawah teriknya sinar matahari.
Arai yang awal garis start memimpin harus bisa menjaga staminanya cukup stabil untuk mempertahankan posisinya hingga akhir.
Posisinya terus diincar oleh Chandra Hermawan yang tepat di belakang Arai hingga beberapa lap.
Sayang beribu sayang, akhirnya Chandra Hermawan harus mengalami crush ditikungan 16 pada lap 6 lantaran tak melihat Arai masuk dari dalam tikungan.
Situasi ini tentu saja menguntungkan para pembalap lain mengambil posisi di belakang Arai.
Menjelang lap terakhir, tampak Arai harus bisa mempertahankan posisinya memimpin balapan.
Disusul oleh pembalap Rey Ratucore, Andi Gilang, Ardiansyah Irfan.
Tikungan demi tikungan dilewati dengan suasana lima pembalap cukup rapat dan memanas menjelang lap sector.
Namun tak disangka-sangka pada tikungan ke 16, tiga pembalap di belakang Arai Agaska alami crush.
Beruntung, Arai bisa menghindari adu kontak tersebut dan mencapai garis finish.
Disusul Andi Gilang posisi kedua dan M Syirat Sauqi diposisi ketiga.
Pembalap dari Tim Yamaha KYB MFZ Dynavolt Arai Agaska Dibani Laksana mengatakan, mempertahankan posisi memimpin balapan dari awal start hingga finish diakui dengan menjaga emosi, percaya diri dan tetap fokus.
“Apalagi cuaca disini (Sirkuit Mandalika, red) cukup panas,“ ungkapnya pada wartawan usia naik podium, Sabtu (12/4).
Selain cuaca, Arai mengaku belum terbiasa dengan kondisi luar lintasan sirkuit usai diperbaiki, dimana sebagian aspal telah dipotong.
"Di situ aja sih (kendala, red)," cetus Arai.
Dalam balapan ini, Arai akui tidak banyak perubahan motor yang ditungganginya mirip saat balapan di Asian Road Racing Championship (ARRC).
“Settingan motor oleh tim teknisi aman,“ ungkapnya.
Menyinggung situasi balapan pada lima lap terakhir, diakui sangat memanas namun dirinya menjaga tetap fokus dan tetap tahan emosi.
Terlebih posisinya terus dikejar pembalap Chandra Hermawan yang akhirnya alami crush.
“Tetap fokus dan percaya diri,“ imbuh Arai.
Adapun persiapan dirinya pada Race 2 yang digelar Minggu (13/4), diakui Arai akan tetap mempertahankan diri.
Pada ajang ini dirinya mengikuti kelas National Sport 250 CC dan National Sport 150 CC. (ewi)
Editor : Kimda Farida