Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Pengecatan Grade Sirkuit Mandalika Dilakukan Malam Hari  Demi Persiapan GT World Challenge Asia 2025

Pujo Nugroho • Senin, 28 April 2025 | 12:38 WIB
Sejumlah petugas membersihkan area kanopi paddock di Sirkuit Internasional Mandalika, belum lama ini.
Sejumlah petugas membersihkan area kanopi paddock di Sirkuit Internasional Mandalika, belum lama ini.

 

 

LombokPost-Inspektur Federasi Automobil Internasional (FIA) segera hadir ke Sirkuit Mandalika Internasional untuk persiapan homologasi Grade 3 pada ajang GT World Challenge Asia 2025. Mandalika Grand Prix Association (MGPA) mengaku tidak ada persiapan khusus untuk penyambutan inspektur ini.

”Tidak ada ya, yang jelas untuk persiapan fisik lintasan sudah dilakukan. Salah satunya mengubah run off aspal menjadi gravel,” ungkap Direktur Utama MGPA Priandhi Satria pada Koran ini, Minggu (27/4).

Selain mengubah run off, pihaknya sedang menyusun ban pada tikungan 8 dan 9 dengan susunan 6 ban tidur dan 4 berdiri. Kemudian, MGPA akan lakukan pengecatan grade selama dua hari pada malam hari.

”Ini menjadi kali pertama kita juga mengecat grade di atas jam 6 sore hingga jam 10 malam. Pilihan ini dilakukan agar tidak perlu menutup sirkuit dan tidak mengganggu track day,” jelas Andhi sapaannya.

MGPA juga telah mengecilkan atau memberikan garis putih pada median pit saat memasuki paddock. ”Yang semula tidak ada, ini sudah kita cat,” tunjuknya pada median jalan pit menuju paddock.

Penilaian lain yang akan dilakukan FIA adalah keberadaan penahan pagar lintasan. Kondisi sekarang pada pagar besi lintasan hanyalah besi palang horizontal. FIA ingin ada tambahan besi palang vertical agar ketika mobil menabrak pagar lintasan tidak terdorong. ”Sisanya pembersihan gedung paddock dan lainnya, agar sirkuit selalu bersih dan rapi,” kata Andhi.

Menurut Andhi, persiapan menuju seri GT World Challenge Asia 2025 pada 9-11 Mei di Sirkuit Internasional Mandalika semakin matang. Seluruh logistik dan perlengkapan tim-tim peserta sebanyak 45-Kontainer berukuran 49-Feet, telah diberangkatkan dari Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, menuju Sirkuit Mandalika,

Rentetan seri balapan yang berlangsung dalam waktu berdekatan setelah ajang balap di Sepang, Malaysia (11-13 April) dan berikutnya di Sirkuit Mandalika Circuit (9-11 Mei) membuat proses pengiriman logistik harus berjalan dengan lancar. Pengiriman ini dilakukan dari Sepang ke Mandalika, lalu akan dipakai balap berikutnya di Thailand (30 Mei-1 Juni), sehingga setiap detik akan sangat berarti.

Koordinasi pengiriman dan persiapan penerimaan barang serta pemeriksaan dokumen oleh Bea-Cukai dan SekDeNas akan dilakukan secara ketat dan profesional untuk memastikan seluruh perlengkapan balap tiba sesuai jadwal di Sirkuit Mandalika. Kedatangan barang-barang ini akan menandai langkah krusial dalam rangkaian persiapan event internasional yang dinantikan para pecinta motorsport di tanah air.

Bagi MGPA dan ITDC, penyelenggaraan event ini menjadi wujud nyata komitmen dalam mendorong Mandalika sebagai pusat sport tourism motorsport di Indonesia. Mereka menyambut kedatangan seluruh perlengkapan dengan antusias, dan berkomitmen memastikan seluruh persiapan berjalan tepat waktu demi kesuksesan ajang balap GT World Challenge Asia 2025.

”Selain prestasi olahraga, sport tourism membawa dampak nyata bagi pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi daerah, khususnya di NTB,” tutup Andhi. (ewi/r8)

 

Editor : Pujo Nugroho
#GT World Challenge Asia 2025 #Sirkuit Mandalika #MGPA #Homologasi