LombokPost - Pertarungan panas bakal tersaji di pekan ke-31 Liga 1 2024/2025 saat Persebaya Surabaya menantang Persik Kediri, Senin 5 Mei 2025.
Meski secara statistik Bajul Ijo tengah on fire, sang pelatih Paul Munster menegaskan bahwa timnya tidak akan memandang remeh sang rival dalam laga sarat gengsi bertajuk Derby Jawa Timur ini.
Persebaya memang tengah berada dalam tren positif. Dalam enam laga terakhir, mereka belum tersentuh kekalahan dan kini duduk manis di peringkat keempat klasemen dengan koleksi 53 poin hasil dari 15 kemenangan, delapan imbang, dan tujuh kekalahan.
Sebaliknya, kondisi Persik Kediri cukup mengkhawatirkan. Macan Putih sedang puasa kemenangan dalam 12 pertandingan terakhir dan kini terpaku di posisi ke-11 klasemen dengan 36 poin dari sembilan kemenangan, sembilan seri, dan 12 kekalahan.
Namun, Paul Munster tak ingin timnya terbuai dengan kondisi lawan. Menurutnya, derby selalu menghadirkan tensi tinggi dan penuh kejutan, apalagi Persik dipastikan tampil habis-habisan demi mengakhiri tren negatif.
"Kami tidak meremehkan Persik. Ini laga derby, situasinya berbeda. Saya juga melihat sejarahmeski Persebaya pernah menang di Kediri, itu sudah lama terjadi. Di Liga 1 ini, tak ada lawan yang mudah," ujar Paul Munster, dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (PT LIB), Minggu (4/5/2025).
Ia menambahkan bahwa saat ini setiap tim memiliki motivasi tinggi. "Kami berjuang naik ke atas, sementara mereka berjuang bertahan di liga. Jadi fokus kami hanya pada satu hal: pertandingan ini," tegasnya.
Di pertemuan pertama musim ini, Persebaya tampil garang dengan membungkam Persik 4-1 di Stadion Gelora Bung Tomo, Desember 2024 lalu.
Kini, harapan untuk menyapu bersih sisa empat laga demi menjaga peluang juara kembali menggelora di kubu Persebaya.
Baca Juga: Barcelona Bangkit dan Menang Dramatis di Markas Valladolid, Kukuh di Puncak Klasemen
Andai mampu menyapu bersih sisa pertandingan, Persebaya bisa mengoleksi total 65 poin. Namun, syarat berat menanti: pemuncak klasemen sementara Persib Bandung (64 poin) harus kalah di tiga laga sisa mereka.
Akankah Persebaya tetap menjaga asa juara sekaligus memperpanjang derita Persik di derby panas ini? Jawabannya akan terungkap di Stadion Brawijaya, Senin mendatang.(***)
Editor : Alfian Yusni