Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Simone Inzaghi Incar Gelar Juara Pertamanya di Liga Champions Bersama Inter Milan

Pujo Nugroho • Kamis, 8 Mei 2025 | 13:09 WIB
Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi (tengah) berhasil membawa Inter Milan ke final Liga Champions.
Pelatih Inter Milan Simone Inzaghi (tengah) berhasil membawa Inter Milan ke final Liga Champions.

 

LombokPost – Kiprah Simone Inzaghi sebagai pelatih klub senior memang terhitung baru. Namun Inzaghi berpeluang mencetak sejarah bagi dirinya jika berhasil meraih piala Liga Champions bersama Inter Milan.

Sebelum mengangani Inter Milan, Simone Inzaghi pernah mengarsiteki Lazio, klub yang dibelanya saat masih berstatus pemain. Sebagai pelatih Inter Milan, Inzaghi sudah dua kali meloloskan tim ke babak final Liga Champions.

Pada musim 2022-2023, Inzaghi membawa Inter Milan ke final Liga Champions. Meskipun saat itu, Inter Milan akhirnya kalah dari Manchester City di babak final dan membawa pulang status runner up.

Kemudian pada musim 2024-2025, Simone Inzaghi sukses membawa Inter Milan ke babak final Liga Champions keduanya. Capaian ini menjadikannya pelatih kedua dalam sejarah Inter Milan yang berhasil mencapai dua final Liga Champions, setelah Helenio Herrera.

Inzaghi dikenal karena konsistensinya dalam membawa timnya lolos ke babak gugur Liga Champions. Inzaghi tercatat berhasil mencapai babak 16 besar dalam lima upaya berturut-turut di kompetisi ini.

Sebelum menangani Inter Milan, Inzaghi juga mencatatkan prestasi di Liga Champions bersama Lazio. Musim 2020-2021, Inzaghi memimpin Lazio mencapai babak 16 besar Liga Champions. Ini merupakan kali pertama Lazio lolos ke babak gugur kompetisi tersebut sejak musim 2007-2008.

Secara keseluruhan, Simone Inzaghi telah membuktikan dirinya sebagai pelatih yang mampu bersaing di level tertinggi sepak bola Eropa, dengan membawa tim-timnya secara konsisten ke tahap-tahap penting Liga Champions dan mencapai final dalam beberapa kesempatan.

Pemain Inter Milan merayakan kemenangan kontra Barcelona di babak semifinal Liga Champions.
Pemain Inter Milan merayakan kemenangan kontra Barcelona di babak semifinal Liga Champions.

Pada Liga Champions musim 2024-2025, Inter Milan menjadi tim yang tampil konsisten. Pada babak 16 besar, Inter Milan berhasil memulangkan tim asal Belanda Feyenoord. Kala itu, Inter Milan menang agregat 4-1.

Penampilan Inter Milan diuji di babak perempat final. Tim berjuluk Nerazzuri ini harus menghadapi Bayern Muenchen. Inter Milan lolos dari hadangan Muenchen dengan penuh perjuangan usai menang agregat 4-3.

Simone Inzaghi akhirnya benar-benar diuji di babak semifinal. Inter Milan dihadang tim favorit juara Barcelona. Inter Milan bisa membuktikkan kemampuannya setelah pada leg pertama mampu menahan imbang Barcelona 3-3 saat bertandang ke markas Barcelona.

Baca Juga: Mimpi Treble Winners Barcelona Hancur di Giuseppe Meazza! Inter Milan Kirim Blaugrana Pulang, Agregat 7-6

Kemudian Inter Milan berhasil memenangkan leg kedua yang berlangsung di kandang sendiri dengan skor 4-3. Sehingga agregat menjadi 7-6.

Simone Inzaghi mengungkapkan bahwa kunci sukses timnya adalah bermain sesuai dengan kekuatan yang dimiliki. ”Kami mencoba memainkan pertandingan dengan kekuatan kami. Kami tidak pernah merasa jemawa, kami memberikan segalanya dan pantas untuk mencapai final,” ujarnya.

Selangkah lagi Inter Milan bisa meraih gelar juara Liga Champions keempatnya. Simone Inzaghi harus meracik strategi jitu untuk menghadapi klub asal Prancis Paris Saint Germain di babak final.

Inter Milan lolos ke babak final Liga Champions bersama pelatihnya Simone Inzaghi usai mengalahkan Barcelona di babak semifinal.
Inter Milan lolos ke babak final Liga Champions bersama pelatihnya Simone Inzaghi usai mengalahkan Barcelona di babak semifinal.

Selama berdiri, Inter Milan sudah mengumpulkan tiga trophy Liga Champions. Gelar juara pertama diraih pada musim 1963/1964. Semusim berikutnya, yaitu pada musim 1964/1965, Inter Milan berhasil mempertahankan gelar bergengsi tersebut.

Kemenangan ketiga mereka di Liga Champions datang pada musim 2009/2010, di bawah asuhan pelatih Jose Mourinho, Inter Milan mengalahkan Bayern Muenchen di final. Gelar ini melengkapi raihan treble bersejarah bagi klub. (puj)

 

Editor : Pujo Nugroho
#inter milan #Final Liga Champions 2025 #pelatih #Simone Inzaghi #liga champions