Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ruben Amorim Bilang, MU Mungkin Bakal Jadi Tim Premier League Terburuk yang Pernah Juara Eropa

Alfian Yusni • Kamis, 8 Mei 2025 | 19:00 WIB
Ruben Amorim. (Foto: instagram)
Ruben Amorim. (Foto: instagram)

LombokPost - Manchester United mungkin sedang dalam salah satu musim terburuknya di Premier League. Tapi anehnya, mereka masih punya peluang untuk angkat trofi Eropa. Ironis? Ya. Dan pelatih mereka, Ruben Amorim, tidak ragu buat mengakui itu secara terang-terangan.

Menjelang leg kedua semifinal Liga Europa melawan Athletic Bilbao di Old Trafford, Kamis (8/5), Ruben Amorim bilang kalau Manchester United bisa jadi “tim Premier League terburuk yang pernah juara Eropa.”

Yep, itu keluar langsung dari mulutnya sendiri, bukan dari fans nyinyir di Twitter.

“Kalau lihat performa kami di liga, ini musim terburuk sejak saya datang. Tapi entah kenapa, kami masih bisa juara Eropa,” ujar Rube Amorim, dikutip dari Sky Sports.

Buat yang memengira Ruben Amorim cuma lagi down sesaat, ternyata tidak. Ia sudah bicara seperti gini sejak Januari dan masih pegang omongan itu sampai sekarang.

“Nggak ada yang berubah. Saya masih merasa ini musim paling kacau dalam 50 tahun terakhir,” katanya.

Bicara soal kekacauan, daftar cedera MU makin absurd saja. Matthijs de Ligt dipastikan absen karena cedera dari laga lawan Brentford (yang juga kalah).

Nama-nama seperti Ayden Heaven, Toby Collyer, Lisandro Martinez, Diogo Dalot, sampai Joshua Zirkzee masih jadi langganan daftar absen. Intinya, setengah tim lagi di ruang perawatan.

Di konferensi yang sama, Alejandro Garnacho juga hadir dan... dia jujur sekali.

“Kami tahu performa kami di Premier League jelek sekali” kata Garnacho. Tapi menurutnya, Liga Europa adalah satu-satunya kesempatan buat nyelamatin muka musim ini.

“Kalau bisa juara, kita bisa lolos ke Liga Champions dan mulai musim depan dengan mental lebih waras,” tambahnya.

United unggul 3-0 secara agregat dan bisa saja lolos ke final kalau tidak bikin drama dadakan. Kalau beneran juara, musim ini bakal jadi semacam dark comedy: tim yang berantakan di liga, tapi entah bagaiana, berhasil angkat trofi di panggung Eropa.

Manchester United siap menjamu Athletic Bilbao di Old Trafford, Jumat (9/5) dini hari WIB. 

Tapi meskipun udah punya keunggulan tiga gol, pelatih Ruben Amorim tidak mau timnya berleha-leha. Dia tahu betul sepak bola itu bisa jadi kejam. “Apa pun bisa kejadian dalam satu pertandingan,” katanya. Cukup satu kesalahan, dan semua mimpi bisa runtuh.

Di sisi lain, Bilbao datang ke Manchester dengan semangat nothing to lose. Butuh tiga gol buat menyamakan skor, dan empat kalau mau langsung lolos ke final tanpa drama adu penalti.

Misi berat, tapi bukan berarti mustahil. Apalagi mereka pernah bikin patah hati fans MU di tempat yang sama, Old Trafford, tahun 2012 lalu.

Manchester United sendiri tahu bahwa Liga Europa adalah satu-satunya harapan buat menyelamatkan musim ini.

Di liga domestik, performa mereka jauh dari kata stabil. Bahkan akhir pekan lalu sempat kalah 4-3 dari Brentford, hasil yang mestinya jadi tamparan keras buat lini belakang mereka.

Sementara itu, Bilbao baru saja main imbang 0-0 lawan Real Sociedad di La Liga. Hasil yang mungkin tidak bikin semangat membara, tapi cukup untuk jadi modal refleksi dan cari momentum sebelum lawatan ke Inggris.

Satu hal yang pasti: duel ini bukan sekadar soal taktik dan strategi. Ini soal mental, soal siapa yang bisa tahan tekanan dan siapa yang bisa memanfaatkan peluang. Dan buat fans netral? Ini bakal jadi tontonan seru dini hari nanti. (***)

Editor : Alfian Yusni
#old trafford #Ruben Amorim #athletic bilbao #semifinal liga eropa #manchester united