LombokPost - Drama empat gol, kartu merah, dan keputusan VAR mewarnai laga panas antara Liverpool kontra Arsenal dalam lanjutan pekan ke-36 Liga Inggris di Stadion Anfield, Minggu (11/5/2025) malam WIB.
Sudah mengantongi gelar juara, Liverpool tetap tampil ngotot saat menjamu Arsenal yang sedang mengejar tiket Liga Champions. Pertandingan dimulai dengan momen penuh hormat: Guard of Honour dari Arsenal untuk sang juara.
Laga langsung panas sejak menit awal. Bukayo Saka membuka ancaman lewat peluang emas usai menerima bola dari situasi bola mati, namun tembakannya melebar dari gawang Alisson Becker.
Setelah beberapa jual beli serangan, Liverpool akhirnya membuka keunggulan di menit ke-24. Bermula dari lemparan ke dalam, Andy Robertson melepas umpan silang sempurna dari sisi kiri yang disambar Cody Gakpo dengan sundulan telak tanpa kawalan.
Dua menit berselang, giliran Luis Diaz menggandakan keunggulan. Umpan terobosan Mohamed Salah disambut Dominik Szoboszlai yang langsung memberi asis manis ke arah Diaz untuk menyambar bola menjadi gol kedua. Skor 2-0 membuat publik Anfield bergemuruh.
Liverpool nyaris mencetak gol ketiga lewat Curtis Jones, tapi David Raya melakukan penyelamatan gemilang. Arsenal mencoba membalas lewat aksi individu Saka, tapi belum membuahkan hasil.
Babak pertama ditutup dengan keunggulan The Reds 2-0, dengan satu momen menarik ketika jersey Martin Odegaard robek dan harus diganti di tengah laga.
Masuk babak kedua, Arsenal seperti berubah wajah. Dua menit pascajeda, Gabriel Martinelli mencetak gol lewat sundulan menyambut crossing Leandro Trossard dari sisi kiri. Skor berubah 2-1.
The Gunners terus menekan. Alisson sempat menggagalkan peluang emas Ben White dan Martinelli. Tapi pada menit ke-67, gawang Liverpool akhirnya bobol lagi. Tendangan keras Odegaard menghantam tiang, dan bola muntah disundul masuk oleh Mikel Merino. Skor imbang 2-2!
Namun drama belum berhenti.
Merino yang menjadi pahlawan sempat, justru menjadi pesakitan setelah menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap Szoboszlai. Arsenal bermain dengan 10 orang di sisa laga.
Liverpool coba memanfaatkan situasi. Alexander-Arnold nyaris membawa timnya unggul lewat tendangan bebas yang meleset tipis.
Puncak ketegangan terjadi di menit 90+7. Dari situasi sepak pojok, Robertson menyambar bola liar dan menjebol gawang Arsenal.
Anfield bergemuruh—tapi hanya sesaat. VAR turun tangan, dan gol dianulir karena pelanggaran terhadap Myles Lewis-Skelly saat kemelut terjadi di kotak penalti.
Pertandingan berakhir 2-2. Liverpool kini mengoleksi 83 poin, sementara Arsenal menambah satu poin menjadi 68 dan masih butuh dua angka lagi untuk memastikan tiket Liga Champions secara matematis.
Statistik Menarik:
Liverpool unggul 2-0 hanya dalam 2 menit (24' dan 26')
Arsenal bangkit di babak kedua meski sempat tertinggal dua gol
Robertson mencetak gol di masa injury time, namun dianulir VAR
Merino cetak gol penyeimbang sekaligus diganjar kartu merah
Hasil ini memperpanjang catatan dramatis Liverpool di Anfield dan membuat perburuan tiket UCL kian menegangkan hingga pekan terakhir.
Susunan pemain
Liverpool: Alisson; Robertson, Van Dijk, Konate, Bradley (Alexander-Arnold 67'); Gravenberch (Elliott 83'), Jones (Nunez 67'); Gakpo (Mac Allister 66'), Szoboszlai, Salah; Diaz (Jota 79').
Arsenal: Raya; Lewis-Skelly, Kiwior, Saliba, White (Calafiori 78'); Merino, Partey, Odegaard; Martinelli, Trossard (Tierney 78'), Saka (Zinchenko 88'). (***)
Editor : Alfian Yusni