Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gelar yang Tidak Pantas bagi Spurs

Habibul Adnan • Kamis, 22 Mei 2025 | 09:03 WIB
Para pemain Spurs mengangkat trofi usai memastikan gelar juara Piala Eropa
Para pemain Spurs mengangkat trofi usai memastikan gelar juara Piala Eropa

Lombok Post - Tottenham Hotspurs berhasil menjuarai Liga Eropa tahun ini. Tapi tahu nggak, gelar itu tidak pantas bagi Spurs.

Pada laga final Tottenham kontra Manchester United dini hari (22/5) tadi, spurs menang tipis atas setan merah.

Gol Brennan Johnson pada menit ke-41 menjadi penentu kemenangan Spurs. Skor 1-0 untuk kemenangan Spurs bertahan hingga laga usai.

Gol Brennan Johnson tercipta berawal dari umpan silang Malang Sarr ke tengah kotak penalti, Johnson berhasil menyelinap di antara penjagaan ketat Luke Shaw dan Patrick Dorgu.

Ia dengan sigap menyambar bola, dan meskipun upaya pertamanya sempat gagal, Johnson kembali memaksakan tembakan dari jarak dekat.

Bola kemudian tampak mengenai pantulan Luke Shaw sebelum akhirnya melintas garis gawang, memberikan keunggulan 1-0 untuk Tottenham.

Gol ini memiliki makna yang sangat penting bagi Spurs. Ini adalah gol pertama yang berhasil dicetak Spurs dalam lima final terakhir yang mereka ikuti.

Sebelumnya, mereka gagal mencetak gol di final tahun 2009, 2015, dan 2021. Termasuk saat final Liga Champions tahun 2019.

Keberhasilan Brennan Johnson memecah kebuntuan ini tidak hanya mengantarkan Tottenham menuju gelar juara, tetapi juga mengakhiri rentetan panjang kegagalan mencetak gol di partai puncak.

Kemenangan ini sekaligus menjadi penutup manis bagi musim yang penuh tantangan bagi Tottenham Hotspur.

Spurs menyudahi puasa gelar mereka sejak 2008 dengan memenangkan Liga Europa edisi 2024/2025.

Sementara untuk gelar juara trofi Liga Inggris menjadi gelar terakhir Spurs di tahun 2008. Bahkan musim ini mereka terseok-terseok.

Melihat capaian di Liga Inggris musim ini, gelar Piala Eropa menjadi tidak pantas bagi Spurs. Sebab, di klasemen mereka berada di papan bawah.

Di Liga Inggris Spurs menjadi pesakitan. Hingga memasuki akhir musim, Spurs tak bisa lepas dari papan bawah.

Hingga pekan ke-37 Liga Inggris, Spurs nangkring di posisi 17 klasemen. Berada satu tingkat dari jurang degradasi.

Dari 37 laga yang dijalani, Spurs mengumpulkan 38 poin. Hasil itu diperoleh dari 11 kali menang, lima kali seri, dan menelan kekalahan 21 kali.

Trofi juara Liga Eropa
Trofi juara Liga Eropa
Manchester United sedikit lebih di Liga Inggris. MU saat ini berada di urutan 16 klasemen dengan 39 poin.

Setan Merah mencatatkan 10 kekalahan hingga pekan ke 37 Liga Inggris. Mereka meraih hasil seri 9 kali, dan 18 kemenangan.

Meski begitu, masih ada potensi perubahan di klasemen. Dari satu laga tersisa, baik Spurs maupun MU masih bisa naik di klasemen.

Tapi paling mentok mengakhiri musim hanya di posisi 14 atau 15 klasemen.

Di laga penutupan nanti, Spurs akan bertemu dengan Brighton. Sementara Manchester United bertemu Aston.

Sementara.bagi Manchester United, kegagalan menjuarai Liga Eropa sangat menyakitkan. Selain terseok-tersok di liga domestik, MU mengakhiri musim tanpa ada satu trofi. (bib)

Editor : Akbar Sirinawa
#Tottenham Hotspur #manches ter united #Juara Piala Eropa 2024 #piala eropa #spurs #Tottenham vs Man Utd