LombokPost - Alessandro Del Piero resmi mengantongi lisensi kepelatihan UEFA Pro. Status ini menjadikannya layak menangani tim-tim di kompetisi top Eropa. Namun, yang paling riuh menyambut bukan pelatih atau federasi, melainkan para fans Juventus.
Dalam unggahan terbaru Del Piero di Instagram, para pendukung Si Nyonya Tua langsung membanjiri kolom komentar. Mereka mendesak sang legenda kembali ke Turin, kali ini sebagai pelatih kepala Juventus untuk musim 2025–2026.
"Latih Juventus dan mari mulai dari sini!" tulis seorang fan. Komentar lain tak kalah vokal, "Pelatih: Antonio Conte, Asisten Pelatih: Alex Del Piero." Lebih dari 500 pengguna menyukai gagasan tersebut.
Desakan itu bukan tanpa alasan. Juventus kini berada dalam masa transisi. Igor Tudor hanya menjabat sebagai pelatih interim usai pemecatan Thiago Motta pada Maret lalu. Manajemen disebut tengah mencari sosok baru yang bisa membawa klub ke era baru.
Del Piero, yang sepanjang kariernya dikenal loyal dan penuh kelas, dianggap cocok menjadi simbol kebangkitan Juventus. Lisensi UEFA Pro dan pengalaman sebagai analis sepak bola menambah bobot keyakinan para tifosi.
Namun, tidak semua pihak sepakat Del Piero langsung menangani tim utama. Fabio Capello, mantan pelatihnya, memberikan wejangan agar Del Piero tak buru-buru.
"Dia punya kecerdasan, kepribadian, dan tidak impulsif. Tapi jangan melewatkan proses. Mulailah dari tim muda, seperti jalur yang awalnya dirancang untuk Pirlo,” ujar Capello.
Capello menyinggung bahwa Andrea Pirlo sebenarnya dijadwalkan melatih Juventus U23, tapi langsung loncat ke tim utama. Hasilnya, meski meraih dua trofi, Pirlo dipecat hanya setelah semusim.
“Melatih itu berbeda dari bermain. Butuh waktu, pengalaman, dan kematangan. Dan jangan dikelilingi orang yang hanya bilang ‘iya’. Bangun tim pelatih yang kritis dan punya ide,” pesan Capello, yang sempat bertemu Del Piero sebelum ujian terakhir kepelatihan di Coverciano.
Tesis Del Piero: “Satu untuk Semua, Semua untuk Satu”
Del Piero meraih lisensi UEFA Pro setelah menyelesaikan tesis berjudul “Uno per Tutti (Tutti per Uno)”, yang menggambarkan filosofi kepelatihannya: kolaboratif dan inklusif.
Dalam sambutannya, ia berterima kasih kepada FIGC, para instruktur, serta keluarga yang hadir di Florence saat presentasi akhir.
“Mulai hari ini, Anda bisa memanggil saya Mister,” tulisnya di media sosial, menandai momen istimewa dalam karier barunya.
Selama ini, Del Piero dikenal aktif sebagai komentator di Sky Sport Italia dan CBS Sports. Namun, lisensi UEFA Pro membuka lembaran baru: ia kini siap terjun langsung ke dunia kepelatihan profesional.
Legenda yang Dirindukan
Selama membela Juventus (1993–2012), Del Piero mempersembahkan enam gelar Serie A, satu Coppa Italia, empat Supercoppa Italiana, dan satu trofi Liga Champions. Kini, setelah 13 tahun sejak ia meninggalkan Juventus sebagai pemain, para tifosi berharap ia kembali sebagai pelatih.
Apakah manajemen Juventus akan mendengarkan suara fans? Atau Del Piero memilih memulai dari bawah sesuai saran Capello?
Yang jelas, Del Piero kini bukan hanya legenda. Ia adalah pelatih berlisensi penuh, dan “pulang” ke Juventus tinggal menunggu waktu yang tepat. (***)
Editor : Alfian Yusni