Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho mendapat banyak ajakan main di Eropa usai Liga 1 musim 2024/2025.
Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho mendapatkan penghargaan pribadi di Liga 1. Dia diganjar dua penghargaan sekaligus.
Bek Timnas Indonesia Rizky Ridho meraih dua penghargaan di Liga 1 musim ini. Sehingga dia mendapatkan banyak tawaran main di Eropa.
Rizky Ridho dapat penghargaan sebagai salah satu best XI Liga 1 terbaik musim 2024/2025. Itu adalah penghargaan pertamanya.
Bek tangguh Persija itu juga meraih penghargaan sebagai pencetak gol terbaik di musim ini.
Dua penghargaan itu dipajang Ridho dalam unggahan di akun Instagram pribadinya dan mendapatkan banyak tanggapan warganet.
"Bersyukur untuk setiap kesempatan dan doa-doa yang baik," tulis Rizky Ridho dalam unggahannya.
Beberapa respons bermunculan di kolom komentar. Termasuk dari pemain timnas Indonesia.
Pemain-pemain itu ikut berkomentar. Mereka mengajak Rizky Ridho melanjutkan karier sepak bola di Eropa.
Ajakan bermain di Eropa itu di antaranya datang dari Ragnar Oratmangoen, Kevin Diks dan Joey Pelupessy.
timnBaca Juga: Duh, Performa Bek Timnas Mees Hilgers Sedang Menurun
Ragnar Oratmangoen misalnya yang secara tegas mengajak Rizky Ridho untuk tampil di Eropa.
Ragnar Oratmangoen menilai Rizky Ridho cocok main di Eropa. "Ayo ke Eropa," tulisnya dalam kolom komentar unggahan Ridho.
Pemain FC Copenhagen Kevin Diks juga setuju dengan ajakan Ragnar tersebut. Dia mendukung ajakan itu.
"Saya juga setuju dengan pendapat Oratmangoen," timpal Kevin Diks.
Joey Pelupessy ikut memberikan tanggapan. Dia memberikan emoticon mata sebagai tanggapan atas ajakan tersebut.
Sebelumnya, Pelupessy sudah menyatakan keinginannya untuk melihat Ridho berkarier di Eropa.
Menurutnya, setelah melihat penampilan Rizky Ridho dalam pertandingan melawan Bahrain beberapa waktu lalu, Ridho punya etos kerja tinggi.
Pernyataan ini disampaikan Pelupessy saat menjadi bintang tamu di podcast YouTube The Haye Way.
"Etos kerja dan karakter Ridho sungguh membuat saya terkesan. Dia pantas untuk bermain di Eropa," katanya.
Editor : Siti Aeny Maryam