Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Mario Barrios Siap Hancurkan Pacquiao di Las Vegas, Buktikan Diri sebagai Raja Baru

Alfian Yusni • Senin, 2 Juni 2025 | 17:24 WIB
Laga Mario Barrios vs Manny Pacquiao di Las Vegas akan menjadi panggung besar bagi Barrios. (Foto: instagram)
Laga Mario Barrios vs Manny Pacquiao di Las Vegas akan menjadi panggung besar bagi Barrios. (Foto: instagram)

LombokPost - Duel panas bakal tersaji pada 19 Juli mendatang. Mario Barrios vs Manny Pacquiao menjadi pertarungan paling dinanti di jagat tinju dunia.

Mario Barrios, petinju asal San Antonio yang kini berusia 30 tahun, dengan tegas menyatakan bahwa ia siap menghancurkan Pacquiao dan mempertahankan gelar kelas welter yang kini disandangnya.

Meskipun usia Manny Pacquiao kini sudah menginjak 46 tahun, legenda hidup tinju Filipina itu tetap menjadi ancaman.

Namun bagi Barrios, ini bukan sekadar nostalgia. "Saya menghormati Manny, tapi ini bisnis. Di ring, tidak ada rasa kasihan," tegas Barrios dalam konferensi pers Prime Video di Las Vegas.

Mario Barrios vs Manny Pacquiao mengingatkan banyak penggemar tinju pada pertarungan klasik Larry Holmes vs Muhammad Ali, di mana Holmes dicemooh saat menghajar idolanya yang lebih tua.

Barrios sadar, ia bisa mendapat perlakuan serupa jika benar-benar mengalahkan Pacquiao dengan brutal.

"Ada yang bilang saya akan dibenci jika menghancurkan Pacquiao. Tapi saya siap. Ini bukan soal emosi, ini soal mempertahankan gelar," ucap Mario Barrios, yang kini memegang rekor 29-2-1 dengan 18 KO.

Pertarungan ini bermula dari ide yang muncul pada November lalu, setelah Mario Barrios mempertahankan sabuk dalam laga co-main event Mike Tyson vs Jake Paul. Sejak itu, nama Pacquiao masuk radar, dan negosiasi pun berjalan cepat.

"Saya tahu ini kesempatan besar. Nama Pacquiao di resume saya akan membuka jalan ke pertarungan-pertarungan elite selanjutnya," lanjut Barrios.

Menariknya, pihak Manny Pacquiao-lah yang pertama kali menginginkan pertarungan ini. Mereka percaya gaya Barrios cocok untuk ditaklukkan. Namun Barrios merasa justru hal itu jadi motivasi ekstra.

 

"Dia pikir saya lawan mudah? Oke. Tapi dia akan terkejut nanti," tantangnya.

Manny Pacquiao sendiri saat ini tengah bersiap masuk International Boxing Hall of Fame, menyusul legenda lain seperti George Foreman dan Bernard Hopkins yang juga berjaya di usia senja. Tapi bagi Barrios, tak ada tempat untuk romantisme di atas ring.

"Saya tumbuh menonton Manny di pay-per-view. Tapi sekarang, saya harus jadi orang yang mengakhiri legenda itu," katanya.

Laga Mario Barrios vs Manny Pacquiao di Las Vegas akan menjadi panggung besar bagi Barrios. Tak hanya mempertahankan gelar, ia juga ingin mencetak sejarah sebagai sosok yang bisa menghentikan perjalanan comeback Pacquiao di usia 46 tahun.

"Ini pertarungan hidup dan mati. Saya masuk ke ring bukan untuk berteman, tapi untuk menang," tutup Barrios.

Pertarungan ini dipenuhi intrik. Barrios bahkan menyebut laga Manny Pacquiao yang paling berkesan baginya adalah saat sang legenda tersungkur KO oleh Juan Manuel Marquez.

Hampir 13 tahun berlalu, kini giliran Barrios yang berdiri di sisi seberang ring. Pertarungan Mario Barrios vs Manny Pacquiao bukan cuma soal gelar, tapi juga tentang tahta, reputasi, dan era baru dalam dunia tinju. (***)

 

Editor : Alfian Yusni
#Manny Pacquiao #Las Vegas #Mario Barrios #Mario Barrios vs Manny Pacquiao