LombokPost - Timnas Indonesia makin menunjukkan aura positif jelang dua laga krusial di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut, skuat Garuda kini lebih padu, siap tempur saat menjamu Cina dan tandang ke Jepang.
Timnas Indonesia akan menghadapi Cina pada 6 Juni di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), lalu bertolak ke Jepang pada 11 Juni.
Patrick Kluivert punya skuat yang dalam dan merata, hingga membuat pekerjaannya jadi lebih mudah.
“Sekarang pelatih punya banyak opsi. Di setiap posisi ada dua pemain yang kualitasnya setara. Tidak ada lagi zona nyaman di Timnas Indonesia,” tegas Erick usai memantau latihan timnas di Stadion Madya, Senin (3/6).
Dari daftar 30 pemain yang dipanggil, sejumlah wajah baru dan lama kembali mengisi skuat. Nama Beckham Putra jadi kejutan.
Selain itu, Stefano Lilipaly, Yakob dan Yance Sayuri, serta Asnawi Mangkualam juga kembali diberi kepercayaan.
“Pemusatan latihan di Bali memberikan kesempatan bagi pelatih untuk menilai langsung. Hasilnya sangat memuaskan. Semua pemain bersaing sehat,” ujar Erick.
Erick juga menyebut chemistry antarpemain Timnas Indonesia kali ini terasa beda. Suasana kekompakan terlihat jelas saat ulang tahunnya yang ke-55 dirayakan bersama para pemain di Bali.
“Itu murni inisiatif pemain. Mereka bernyanyi dan membuat suasana hangat. Itu bukti proses team building berjalan baik,” lanjutnya.
Pemusatan latihan selama sepekan di Bali disebut sebagai momen penting karena jarang terjadi. Biasanya, waktu persiapan mepet.
Kini, para pemain punya lebih banyak waktu untuk adaptasi, apalagi dengan banyaknya wajah baru.
Menghadapi Cina dan Jepang di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia juga harus berjuang tanpa beberapa pilar seperti Maarten Paes, Marselino Ferdinan, dan Ragnar Oratmangoen. Namun, kedalaman skuat membuat Kluivert tetap tenang.
Untuk posisi kiper, ada Emil Audero, Nadeo Argawinata, dan Reza Arya. Bek kanan bisa diisi oleh Kevin Diks, Asnawi, atau Yakob Sayuri.
“Kalau dulu satu-dua cedera kita pusing. Sekarang tidak. Kita punya dua tim inti. Ini kekuatan baru Timnas Indonesia,” tegas Erick.
Laga melawan Cina dinilai sangat penting demi menjaga peluang lolos ke babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026. Erick berharap kemenangan bisa diraih di GBK agar jalan menuju Piala Dunia tetap terbuka.
“Kita harus menang. Jangan sampai peluang tertutup karena kehilangan poin di kandang. Kita pernah bangkit melawan Bahrain dan Australia, sekarang pun harus bisa,” tandas Erick.
Timnas Indonesia kini lebih matang, kompak, dan siap bersaing di Kualifikasi Piala Dunia 2026. Kombinasi pemain lama dan baru dinilai bisa membawa harapan besar bagi masyarakat Indonesia. (***)
Editor : Alfian Yusni