Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Debut Emil Audero Bersama Timnas Indonesia: Clean Sheet dan Bikin Merinding di GBK

Alfian Yusni • Jumat, 6 Juni 2025 | 09:11 WIB
Di bawah mistar, Emil Audero kini jadi tembok yang sulit ditembus.  (Foto: instagram)
Di bawah mistar, Emil Audero kini jadi tembok yang sulit ditembus.  (Foto: instagram)

Emil Audero langsung mencuri perhatian di laga debutnya bersama Timnas Indonesia. Bermain penuh saat melawan China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Emil sukses mencatatkan clean sheet dan menjaga kemenangan 1-0 untuk Garuda di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis malam (5/6).

Kiper keturunan Indonesia-Italia itu tampil penuh percaya diri. Meski ini laga perdananya berseragam merah putih, Emil Audero menunjukkan kelasnya.

Beberapa kali ia melakukan penyelamatan krusial dan mengamankan gawang Timnas Indonesia dari ancaman serangan cepat lawan.

“Atmosfer di GBK luar biasa. Saya merinding,” ujar Emil Audero usai laga. Ribuan suporter yang memadati stadion memberikan sambutan meriah sejak menit awal. Sorak sorai dan yel-yel dari tribun ikut menyemangati debut Emil yang bersejarah ini.

Sebelum memperkuat Timnas Indonesia, Emil Audero telah lama bermain di Eropa. Ia tercatat pernah membela Juventus, Sampdoria, hingga Inter Milan.

Kini, ia bermain untuk Palermo di Serie B. Penampilannya di Italia pun tak kalah cemerlang.

Februari lalu, Emil dinobatkan sebagai Man of the Match usai mencatatkan clean sheet dan enam penyelamatan saat Palermo menang atas Cosenza. Rating 9,1 dari Sofascore menjadi bukti kualitasnya.

Proses naturalisasi Emil rampung pada Maret 2025. Setelah resmi menjadi WNI, ia bergabung ke skuad Garuda.

Dalam laga melawan China, ia dipercaya pelatih Patrick Kluivert menggantikan Maarten Paes yang absen karena akumulasi kartu. Kesempatan itu tak disia-siakan.

Di ruang ganti, Emil tak hanya dihormati karena statusnya sebagai pemain diaspora, tapi juga karena kedewasaannya dalam bermain.

Rekan-rekannya, termasuk Ernando Ari, mengaku banyak belajar dari sosok Emil dan Paes. “Buat saya, ini kesempatan emas untuk berkembang,” ujar Ernando.

Kemenangan atas China tak hanya membuka peluang Timnas Indonesia untuk melaju ke babak berikutnya, tapi juga memperkuat kepercayaan diri tim.

Di bawah mistar, Emil Audero kini jadi tembok yang sulit ditembus. Kombinasi kekuatan pemain lokal dan naturalisasi terbukti ampuh.

Dengan clean sheet Emil Audero di laga debut, publik kini menaruh harapan besar padanya. Bukan tidak mungkin, ia akan jadi andalan utama di laga-laga penting mendatang.

Apalagi target besar sudah menanti: membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026. (***)

Editor : Alfian Yusni
#Timnas Indonesia #clean sheet #emil audero