LombokPost - Darwin Nunez dan Liverpool jadi topik panas bursa transfer Eropa 2025.
Klub tajir Arab Saudi, Al Hilal, resmi mengajukan tawaran menggiurkan untuk memboyong penyerang Liverpool, Darwin Nunez, dengan nilai fantastis mencapai £70 juta poundsterling atau setara Rp1,5 triliun.
Tawaran itu dilakukan awal pekan ini, namun langsung ditolak oleh manajemen The Reds.
Menurut sumber internal Liverpool, klub hanya bersedia melepas Darwin Nunez jika ada tawaran minimal £75–85 juta.
Nilai ini dianggap wajar untuk penyerang Uruguay berusia 25 tahun tersebut, yang meski performanya menurun musim lalu, masih memiliki potensi besar.
Sementara itu, Al Hilal tak menyerah. Mereka bahkan siap menawarkan gaji dua kali lipat dari yang diterima Darwin Nunez di Liverpool, dengan estimasi menyentuh £400.000 per minggu.
Tawaran fantastis itu menjadi bagian dari ambisi besar klub jelang Piala Dunia Antarklub 2025, di mana Al Hilal ingin tampil dengan skuad bintang.
Namun, Darwin Nunez justru punya preferensi lain. Ia masih ingin berkarier di Eropa.
Kabar terbaru menyebutkan bahwa Atletico Madrid jadi klub terdepan yang siap menampung eks pemain Benfica itu.
Bahkan sejumlah media Spanyol menyebut bahwa Darwin telah memberi lampu hijau secara personal kepada Atletico, dan hanya menunggu kesepakatan antar klub.
Tak hanya Atletico, beberapa klub Italia termasuk Napoli juga dikabarkan memantau situasi penyerang bernomor punggung 9 itu.
Namun hingga kini, Liverpool masih kukuh mempertahankan pemainnya, sembari menunggu tawaran terbaik.
Situasi ini menjadikan nama Darwin Nunez, Al Hilal, dan Liverpool sebagai keyword utama dalam bursa transfer musim panas.
Apalagi, Darwin disebut sudah tidak masuk dalam rencana utama pelatih baru Arne Slot, yang kini mulai merombak komposisi lini depan The Reds.
Sejumlah fans Liverpool mulai terbagi: sebagian ingin Darwin Nunez tetap diberi kesempatan, namun banyak pula yang menilai ini waktu tepat menjualnya demi pemasukan besar.
Yang pasti, saga transfer ini belum usai. Apakah Al Hilal berhasil menggoda Darwin Nunez ke Arab Saudi, atau justru Atletico Madrid menjadi pelabuhan barunya di Eropa? Semuanya akan terjawab dalam hitungan pekan.(***)
Editor : Alfian Yusni