LombokPost – Aura persaingan sengit mulai menyelimuti kancah pencak silat NTB. Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (Pengprov IPSI) NTB bergerak cepat.
Mereka bersiap menggelar seleksi ketat untuk menatap PON Beladiri 2025 di Kudus, Jawa Tengah, Oktober mendatang. Ajang bergengsi ini akan menjadi panggung bagi 10 cabang olahraga beladiri, dan pencak silat NTB siap mencetak sejarah.
Sebagai langkah awal yang strategis, Pengprov IPSI NTB berencana menggulirkan Kejuaraan Open Nasional Pencak Silat Rinjani Cup.
Event inilah yang akan menjadi kawah candradimuka bagi para pesilat terbaik NTB, menyaring talenta-talenta unggul untuk mengisi skuad PON Beladiri.
"Ini langkah seleksi atlet NTB untuk PON Beladiri," tegas Mardiansyah, Pelatih Pencak Silat NTB yang akrab disapa Dega.
Seleksi ini krusial demi memastikan perwakilan pencak silat NTB benar-benar siap bersaing di level nasional.
Dega menjelaskan para pesilat yang berhasil lolos seleksi Rinjani Cup tak hanya berkesempatan mewakili NTB di PON Beladiri, namun juga membuka gerbang menuju PON XXII Nusa Tenggara 2028.
"Nanti mereka ikut seleksi lagi dengan atlet Porprov dan atlet berbakat berdasarkan pantauan kami," imbuhnya. Ini menunjukkan komitmen IPSI NTB dalam membangun regenerasi atlet pencak silat yang berkelanjutan.
Di PON Beladiri nanti, cabang olahraga pencak silat akan mempertandingkan 16 nomor pertandingan yang menantang. Terdiri dari 10 nomor putra dan 6 nomor putri. Untuk kategori putra, nomor-nomor yang akan dipertandingkan meliputi Kelas <45 kilogram, Kelas A (45-50 kilogram), Kelas B (50-55 kilogram).
Kemudian Kelas C (55-60 kilogram), Kelas D (60-65 kilogram), Kelas E (65-70 kilogram), Kelas F (70-75 kilogram), Kelas G (76-80 kilogram), dan Kelas H (80-85 kilogram), ditambah satu nomor seni tunggal.
Sementara itu, kategori putri akan bertarung di enam nomor, yakni Kelas A (45-50 kilogram), Kelas B (50-55 kilogram), Kelas C (55-60 kilogram), Kelas D (60-65 kilogram), dan Kelas E (65-70 kilogram), serta satu nomor seni tunggal. Persiapan matang melalui Rinjani Cup diharapkan mampu melahirkan jawara-jawara pencak silat NTB yang siap mengharumkan nama daerah.
"Kami seleksi dulu sesuai nomor yang dipertandingkan. Siapa yang berangkat nanti kita akan komunikasikan dengan KONI NTB," tandas Dega.
Seleksi ini menjadi kunci utama dalam memastikan NTB mampu bersaing dan meraih prestasi gemilang di PON Beladiri 2025. Pencak silat NTB bertekad mengukir tinta emas.**
Editor : Pujo Nugroho