Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Usai Juarai Wimbledon 2025, Jannik Sinner Kini Incar Career Grand Slam

Rury Anjas Andita • Selasa, 15 Juli 2025 | 07:48 WIB
Jannik Sinner juara Wimbledon 2025 usai kalahkan Alcaraz. Kini petenis Italia itu mengincar Career Grand Slam, tinggal Roland Garros tersisa.
Jannik Sinner juara Wimbledon 2025 usai kalahkan Alcaraz. Kini petenis Italia itu mengincar Career Grand Slam, tinggal Roland Garros tersisa.

LombokPost – Penantian panjang Jannik Sinner untuk menjadi juara Wimbledon akhirnya berakhir manis.

Petenis muda asal Italia itu sukses menjuarai Wimbledon 2025 usai mengalahkan rival beratnya, Carlos Alcaraz, di babak final dengan skor 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.

Kemenangan ini terasa begitu istimewa bagi Jannik Sinner. Sebab, sebulan lalu dia harus menelan pil pahit di final Roland Garros 2025 setelah kalah dramatis dari Alcaraz, meski sempat mendapatkan championship point.

"Saya percaya jika Anda kalah di final Grand Slam dengan cara seperti itu, maka lebih baik membalasnya seperti ini," ujar Sinner, dikutip dari laman resmi ATP.

Dengan menjadi juara Wimbledon 2025, Sinner kini semakin dekat dengan ambisinya untuk meraih Career Grand Slam – yakni memenangkan keempat turnamen Grand Slam.

Sejauh ini, Sinner sudah mengoleksi gelar dari Australia Terbuka, US Open, dan Wimbledon. Hanya Roland Garros yang belum mampu dia taklukkan.

“Setelah Roland Garros, saya bilang ini belum waktunya untuk meremehkan saya, karena Grand Slam lain masih akan datang,” ungkapnya.

Keyakinan itu dibuktikan dengan latihan keras yang dia jalani sebelum Wimbledon dimulai.

“Saya melakukan banyak latihan intensif di setiap sesi karena saya merasa bisa bermain sangat baik,” ujarnya.

Di sisi lain, Carlos Alcaraz juga masih memburu Career Grand Slam. Petenis Spanyol itu sudah memenangkan Roland Garros, Wimbledon, dan US Open.

Namun, dia masih butuh gelar dari Australia Terbuka untuk melengkapi koleksinya.

Meski di lapangan mereka bertarung sengit, Sinner dan Alcaraz menunjukkan rasa saling hormat satu sama lain.

“Yang lebih penting adalah aspek emosional dan motivasi saat saya memiliki rival muda yang hampir selalu menang. Saya harus siap jika ingin tetap bersaing,” kata Sinner soal rivalitasnya dengan Alcaraz.

Alcaraz pun mengakui bahwa persaingannya dengan Sinner semakin seru dan kompetitif.

“Kami sedang membangun rivalitas yang hebat karena sering bertemu di final Grand Slam dan Masters,” ucapnya.

Dengan gelar juara Wimbledon 2025 di tangan, Jannik Sinner kini tak hanya tidur lebih nyenyak, tapi juga semakin dekat dengan pencapaian besar yang diidamkan setiap petenis: Career Grand Slam.

Editor : Rury Anjas Andita
#Career Grand Slam #wimbledon 2025 #Jannik Sinner #wimbledon #juara wimbledon 2025