LombokPost - NTB akan segera menjadi pusat perhatian dunia kurash. Persiapan intensif terus dilakukan Pengprov Federasi Kurash Seluruh Indonesia (Ferkushi) NTB bersama PB Ferkushi untuk dua event internasional bergengsi yakni 2nd KUSEA Kurash Championship dan 1st KUSEA Beach Kurash Championship.
Kedua kejuaraan kurash ini akan diselenggarakan di kawasan wisata ikonik Senggigi pada 28 Agustus hingga 1 September mendatang. Ketua Pengprov Ferkushi NTB, Asnirawati, memastikan bahwa segala persiapan telah berjalan mulus.
"Persiapan jalan terus. Sekarang perwakilan dari PB Ferkushi sedang meninjau lokasi dan melakukan koordinasi dengan stakeholder di sini," ujar Asnirawati, Kamis (17/7).
Ia menambahkan, proses finalisasi kejuaraan kurash ini meliputi berbagai fasilitas dan persiapan lain yang sudah sesuai rencana.
"Alhamdulillah semua berjalan lancar. Tinggal kita finalisasi saja," imbuhnya, optimis menyambut perhelatan kurash di Senggigi.
Asnirawati juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkomunikasi langsung dengan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal serta sejumlah OPD terkait. Hal ini penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan para atlet kurash dari berbagai negara yang akan berpartisipasi.
"Kami ingin memastikan atlet dari negeri ini aman dan nyaman di NTB mengikuti kejuaraan kurash internasional," tegasnya.
Kejuaraan kurash yang akan digelar di Senggigi ini akan mempertandingkan enam kategori utama yakni senior (di atas 18 tahun), junior (16-18 tahun), cadet (13-15 tahun), children (11-12 tahun), children (9-10 tahun), dan kids (7-8 tahun).
Untuk kategori senior kurash, akan ada 12 nomor pertandingan, masing-masing enam nomor putra dan enam nomor putri, mencakup berbagai kelas berat. Mulai dari -55 kilogram hingga -90 kilogram untuk putra, dan -48 kilogram hingga -78 kilogram untuk putri. Kategori junior, cadet, dan children juga akan mempertandingkan masing-masing tiga nomor putra dan tiga nomor putri, sementara kategori kids dua nomor putra dan dua nomor putri.
"Kita ingin mengenalkan kurash sejak dini. Sehingga ada juga kategori untuk anak-anak," kata Asnirawati, menunjukkan komitmen Ferkushi dalam pengembangan kurash.
Bendahara PB Ferkushi, Vibrianti Savitri menambahkan bahwa koordinasi terkait pemilihan tempat, jadwal, pengamanan, venue, dan pengemasan acara terus dimatangkan. Ia juga bangga bahwa Indonesia terpilih sebagai tuan rumah dua event kurash ini setelah bersaing ketat dengan Filipina dan Vietnam.
"Kita pilih Lombok karena punya banyak spot wisata yang luar biasa. Karena kami juga ingin mengemas kompetisi ini sebagai sport tourism. Mereka datang tidak hanya bertanding tapi juga bisa berwisata," jelas Vivi.
Kompetisi kurash outdoor akan dilaksanakan langsung di kawasan pantai Senggigi, sementara yang indoor di salah satu hotel di Senggigi.
ARSENALBaca Juga: Transfer Fantastis Arsenal, Viktor Gyokeres Segera Merapat, Siap Jadi Saka Baru
"Ini yang pertama kali digelar kejuaraan kurash di pantai untuk Asia Tenggara. Harapan kami kurash bisa terus berkembang ke depannya," pungkasnya.
Editor : Pujo Nugroho