LombokPost - Arsenal kini punya amunisi baru di lini belakang. Cristhian Mosquera, bek muda berusia 21 tahun, telah resmi menjadi rekrutan kelima Arsenal musim panas ini, meninggalkan Valencia untuk bergabung dengan klub London Utara tersebut.
Kehadiran Cristhian Mosquera tentu menambah kekuatan Arsenal yang haus akan gelar. Ia menjadi pemain Spanyol ketiga yang merapat ke Arsenal di bursa transfer kali ini, menyusul kompatriotnya, Martin Zubimendi dan Kepa Arrizabalaga.
Dari Lapangan Basket ke Bek Pusat Valencia
Lahir di Alicante, Spanyol, dari orang tua berdarah Kolombia, Cristhian Mosquera awalnya jatuh hati pada olahraga bola basket. Ia rutin bermain basket di masa kecilnya dan bahkan menggemari pertandingan-pertandingan NBA. Namun, takdir membawanya ke lapangan hijau. Cristhian kemudian bergabung dengan tim futsal San Blas Canavate, sebelum akhirnya merapat ke tim sepak bola lokal SCD Carolinas, dan kemudian Hercules CF. Perjalanan awal ini membentuk dasar kemampuan atletik Cristhian Mosquera.
Setelah tiga tahun menimba ilmu di Hercules, bakat Cristhian Mosquera tercium oleh pemandu bakat Valencia. Tanpa ragu, klub La Liga itu segera merekrut talenta muda ini pada tahun 2016, saat Cristhian baru berusia 12 tahun.
Ia menempuh perjalanan 160 kilometer menyusuri pesisir Spanyol untuk bergabung dengan akademi Valencia. Selain terus berkembang di level klub, bek tengah berbakat ini juga menorehkan penampilan gemilang di kancah internasional bersama timnas Spanyol. Cristhian Mosquera tercatat memiliki 26 caps dari level U-15 hingga U-19, serta berhasil memenangkan kompetisi U-18 untuk La Roja melawan Turki, Rumania, dan Portugal.
Mencetak Sejarah dan Mimpi Olimpiade
Penampilan impresif Cristhian Mosquera selama di akademi Valencia membuahkan hasil. Ia diberi kesempatan debut profesional bersama Valencia B, tim cadangan utama, dan langsung tampil sebagai starter dalam kemenangan 3-1 atas CD Castellon B.
Setelah 14 penampilan bersama tim cadangan dan beberapa kali duduk di bangku cadangan tim utama, Cristhian Mosquera akhirnya melakoni debutnya bersama tim senior Valencia dalam kemenangan Copa del Rey atas Atletico Baleares.
Saat itu, usianya baru 17 tahun, enam bulan, dan 23 hari, menjadikannya bek tengah termuda dalam sejarah klub dan pemain termuda kedelapan sepanjang masa. Sebuah catatan yang mengesankan bagi Cristhian Mosquera.
Tak hanya bersinar di level klub, Cristhian Mosquera juga mendapat kehormatan mewakili Spanyol di Olimpiade 2024 yang berlangsung di Prancis. Ia tampil di pertandingan terakhir fase grup Spanyol melawan Mesir. Kontribusinya membantu Spanyol melaju dan memenangkan final melawan Prancis, mengantarkan negaranya meraih medali emas kedua di cabang sepak bola. Pengalaman di Olimpiade ini tentu semakin mematangkan mental dan kemampuan Cristhian Mosquera.
Sang Mr. Reliable dan Statistik Mentereng
Sejak menembus tim utama Valencia, Cristhian Mosquera tak pernah menoleh ke belakang. Setelah sembilan penampilan di musim 2021/22 dan 2022/23, ia menjelma menjadi salah satu pemain yang hampir selalu tampil di setiap pertandingan sejak musim 2023/24.
Faktanya, sejak awal musim tersebut, tidak ada pemain di bawah usia 21 tahun yang membuat lebih banyak penampilan di lima liga top Eropa selain Cristhian Mosquera, dengan total 73 kali turnout. Ia juga dengan nyaman mencatatkan menit bermain terbanyak, yakni 6.394 menit, hampir 800 menit lebih banyak dari penjaga gawang Guillaume Restes yang berada di posisi kedua. Statistik ini menunjukkan betapa krusialnya peran Cristhian Mosquera.
Salah satu kekuatan terbesar Cristhian Mosquera adalah kemampuannya dalam menghadapi lawan dan memenangkan tekel. Di musim 2024/25, tidak ada pemain yang menghadapi lebih dari 50 dribble memiliki tingkat keberhasilan tekel yang lebih baik daripada bek tengah baru Arsenal ini. Ia memenangkan 76,7% dari 73 dribble yang dihadapinya sepanjang musim.
Sebagai perbandingan, di Premier League, William Saliba, rekan setimnya di Arsenal, menempati peringkat kedua dengan tingkat keberhasilan tekel sejati 79,5%. Selain jago dalam merebut bola, Cristhian Mosquera juga positif dalam penguasaan bola, dengan mencatatkan jumlah ball carries (503) atau progressive carries (286) tertinggi ketujuh sepanjang musim. Statistik ini semakin membuktikan kualitas komplet Cristhian Mosquera sebagai bek modern yang siap bersinar di Arsenal.
Editor : Pujo Nugroho