LombokPost – Gelaran Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB 2025 di Lombok telah menuntaskan salah satu induk organisasi olahraga (Inorga) yakni pingpong. Federasi Pingpong Masyarakat Seluruh Indonesia (FPMSI) secara resmi mengumumkan hasil pertandingan pada Minggu (27/7).
Hasilnya, kontingen Kalimantan Timur tampil perkasa dan sukses keluar sebagai juara umum FPMSI setelah meraih empat medali emas dari total sembilan kategori yang dipertandingkan. Kontingen Kalimantan Timur berhasil menunjukkan dominasinya di FPMSI pada ajang FORNAS VIII NTB 2025.
Empat medali emas yang diperoleh Kalimantan Timur di FORNAS VIII NTB 2025 ini didapat dari kategori Ganda Putri Non Tradisional, Ganda Campuran Non Tradisional, Tunggal Putra Non Tradisional, dan Beregu Campuran Non Tradisional.
Kemenangan di berbagai kategori ini menunjukkan meratanya kualitas atlet pingpong dari Kalimantan Timur. Sementara itu, lima medali emas lainnya tersebar ke lima provinsi berbeda, menandakan persaingan yang ketat di FORNAS VIII NTB kali ini.
Sumatera Utara berhasil meraih emas di kategori Ganda Putra Non Tradisional, Banten berjaya di Tunggal Putra Tradisional, Jawa Barat di Tunggal Putri Tradisional, dan Jambi di Ganda Campuran Tradisional.
Tak ketinggalan, NTB sebagai tuan rumah FORNAS VIII juga berhasil merebut satu medali emas dari kategori Tunggal Putri Non Tradisional, sebuah prestasi membanggakan di kandang sendiri.
Selain emas, NTB juga menunjukkan performa gemilang dengan meraih lima medali perak dari berbagai kategori, yakni Ganda Putri Non Tradisional, Ganda Campuran Non Tradisional, Beregu Campuran Non Tradisional, Tunggal Putri Non Tradisional, dan Ganda Campuran Tradisional. Perolehan ini menunjukkan bahwa tuan rumah FORNAS VIII NTB mampu bersaing ketat.
Tak hanya medali emas dan perak, kontingen NTB juga berhasil mengamankan empat medali perunggu di ajang FORNAS VIII NTB ini. Medali perunggu tersebut datang dari sektor Ganda Putra Non Tradisional, Ganda Putri Non Tradisional, Tunggal Putra Tradisional, Tunggal Putri Tradisional, dan Ganda Campuran Tradisional. Total medali yang diraih NTB ini membuktikan persiapan matang sebagai tuan rumah FORNAS VIII.
”Alhamdulillah ini perdana FPMSI ikut di FORNAS. Karena baru terbentuk setahun yang lalu,” ujar Technical Delegate FPMSI, Indra Safari.
Indra menjelaskan meskipun baru pertama kali mengikuti FORNAS, antusiasme para pegiat pingpong dari berbagai provinsi sudah cukup tinggi. Tercatat ada sembilan provinsi yang berpartisipasi dalam perlombaan FPMSI di FORNAS VIII NTB 2025.
Baca Juga: FORNAS VIII NTB Siap Menggebrak, Pesta Olahraga Masyarakat Dibuka Besok
Indra menambahkan hasil di NTB ini tentu menjadi evaluasi untuk menyempurnakan perlombaan di event-event selanjutnya. Secara garis besar, pelaksanaan lomba berjalan lancar tanpa kendala.
Pengalaman perdana di FORNAS VIII NTB ini akan menjadi bekal berharga bagi FPMSI untuk terus mengembangkan olahraga pingpong di masyarakat dan berpartisipasi kembali di FORNAS berikutnya. Kemenangan Kalimantan Timur di FORNAS VIII NTB ini menjadi catatan sejarah baru bagi FPMSI. (puj)
Editor : Pujo Nugroho