Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

DKI Jakarta Rajai Esport di FORNAS VIII NTB, Borong Dua Emas IESPA

Pujo Nugroho • Minggu, 27 Juli 2025 | 17:14 WIB
Kontingen DKI Jakarta berhasil mendominasi Inorga IESPA dengan meraih dua medali emas di FORNAS VIII NTB 2025.
Kontingen DKI Jakarta berhasil mendominasi Inorga IESPA dengan meraih dua medali emas di FORNAS VIII NTB 2025.

 

LombokPost – Panggung Esport di Festival Olahraga Masyarakat Nasional (FORNAS) VIII NTB 2025 resmi ditutup pada Minggu (27/7). Induk Organisasi Olahraga (Inorga) Indonesia Esport Association (IESPA) telah menuntaskan seluruh rangkaian perlombaan, dan hasilnya sangat memuaskan bagi kontingen DKI Jakarta.

Mereka tampil gemilang dengan mendominasi perolehan medali, sukses menjuarai dua dari tiga divisi game yang dipertandingkan. Pencapaian ini mengukuhkan posisi DKI Jakarta sebagai salah satu kekuatan utama di kancah esport nasional, khususnya di ajang FORNAS VIII NTB.

Medali emas pertama untuk DKI Jakarta datang dari divisi Tekken 8, salah satu game fighting yang paling populer. Pegiat IESPA asal Jakarta, Christian Samuel, menunjukkan performa yang luar biasa sepanjang turnamen.

Samuel berhasil menjadi juara setelah mengalahkan perwakilan Sumatera Selatan di babak final. Sedangkan medali perunggu di divisi ini menjadi milik Bali. Kemenangan Samuel di Tekken 8 ini adalah bukti nyata kualitas atlet Esport DKI Jakarta.

Penampilan Christian Samuel memang tampak sangat meyakinkan sejak awal di upper bracket. Pertandingan perdananya melawan Kalimantan Timur berhasil dimenangkan dengan mudah. Begitu juga ketika menghadapi Kalimantan Barat di babak selanjutnya, Samuel terus melaju tanpa hambatan.

Kemudian, Samuel juga melibas Sumatera Utara dan Bali, menunjukkan dominasinya di divisi Tekken 8 IESPA. Dengan kemenangan beruntun ini, Samuel sukses mengunci satu slot di babak final, di mana pada babak pamungkas ia kembali menunjukkan kelasnya dengan mengalahkan Sumatera Selatan dengan skor telak 3-0. Christian Samuel layak mendapatkan apresiasi atas kegemilangannya di FORNAS VIII NTB.

"Tadi banyak saingan yang berpotensi menjadi saingan di kompetisi selanjutnya. Banyak pemain yang punya skill tinggi, jadi ke depan persaingan di esport khusus Tekken 8 saya rasa bakal makin berat," ujar Samuel ditemui usai pertandingan.

Pernyataan Samuel ini menunjukkan bahwa meskipun DKI Jakarta mendominasi, persaingan di Esport tingkat nasional semakin ketat dan kualitas para pegiat terus meningkat.

Medali emas kedua bagi kontingen DKI Jakarta berhasil diamankan dari divisi Efootball, game sepak bola virtual yang juga memiliki banyak penggemar. Kemenangan ini semakin memperkuat posisi DKI Jakarta sebagai juara umum IESPA di FORNAS VIII NTB. Medali perak di divisi Efootball menjadi milik Aceh, sedangkan medali perunggu jatuh kepada Kalimantan Timur, menunjukkan pemerataan prestasi di berbagai provinsi di ajang Esport FORNAS.

Sementara itu, Jawa Barat mampu mengamankan satu medali emas tersisa dari divisi Honor of King (HoK). Kontingen Jawa Barat berhasil meraih kemenangan penting ini setelah mengalahkan Sumatera Utara di babak final.

Sedangkan medali perunggu di divisi HoK ini direbut oleh Jawa Tengah. Pencapaian Jawa Barat ini juga patut diapresiasi, menambah semarak persaingan Esport di FORNAS VIII NTB.

Sayangnya, kontingen tuan rumah NTB belum berhasil meraih medali dari Inorga IESPA pada FORNAS VIII NTB kali ini. Perwakilan NTB harus gugur di fase awal kompetisi. Hanya Ashghar Azizi yang turun di divisi Efootball yang mampu menembus babak delapan besar.

Meskipun belum meraih medali, partisipasi NTB di Esport FORNAS VIII tetap menjadi pengalaman berharga dan motivasi untuk terus mengembangkan potensi Esport di daerah.

Editor : Pujo Nugroho
#IeSPA #Fornas VIII 2025 #Fornas VIII NTB #Jakarta #Esport