LombokPost - Naomi Osaka menunjukkan mentalitas juara yang luar biasa saat mengalahkan Liudmila Samsonova pada babak pertama National Bank Open 2025 yang digelar di Montreal, Kanada pada Rabu (30/7) sore.
Di tengah tekanan, Osaka membalikkan keadaan setelah tertinggal 6-4, 5-4, dan 40-15, dengan memanfaatkan kesalahan forehand Samsonova dan memberikan pukulan winner yang memukau.
Pertandingan Menegangkan dengan Samsonova
Liudmila Samsonova, yang dikenal dengan servis kerasnya, tampak mendominasi pertandingan dan sudah berada di ambang kemenangan.
Namun, Naomi Osaka, yang baru kembali dari jeda panjang setelah melahirkan putrinya pada Juli 2023, tidak menyerah begitu saja.
Osaka berhasil menghindari kekalahan dengan mengamankan match point tersebut, sebelum akhirnya menang 4-6, 7-6 (8), 6-3. Kemenangan ini juga menandai kemenangan pertama Osaka atas Samsonova di lapangan keras, dengan rekor 3-0.
“Saya jelas tidak datang ke sini untuk pergi ke bandara,” ujar Osaka dengan santai saat diwawancarai setelah pertandingan. “Saya terus memikirkan solusi sepanjang waktu,” tambahnya dilansir dari nationalbankopen.com.
Peran Pelatih Baru Tomasz Wiktorowski
Kemenangan ini juga menjadi debut yang sukses bagi pelatih baru Naomi Osaka, Tomasz Wiktorowski.
Wiktorowski, yang sebelumnya bekerja dengan Iga Świątek dan Agnieszka Radwańska, tampaknya memberikan dampak positif bagi Osaka.
“Saya tipe orang yang santai. Saya hanya menginginkan seseorang yang benar-benar menguasai permainan ini,” ujar Osaka.
Baca Juga: Arthur Ashe: Kemenangan Ikonik di Wimbledon 1975, Mengubah Sejarah dan Dunia Tenis
Osaka, yang kini bekerja dengan Wiktorowski setelah berpisah dengan Patrick Mouratoglou, mantan pelatih Serena Williams, menunjukkan peningkatan dalam aspek permainan dan mentalitas.
Jika semuanya berjalan lancar, Wiktorowski akan mendampingi Osaka di turnamen berikutnya, termasuk Cincinnati dan US Open.
Osaka Tampil Dominan dengan Power Baseline
Dalam pertandingan ini, Osaka mencatatkan 26 winner dan hanya melakukan 16 unforced error, menampilkan permainan power baseline yang luar biasa.
Meskipun berada di bawah tekanan di beberapa saat, ia tetap mampu bertahan dan memanfaatkan setiap peluang.
Salah satu momen penting dalam pertandingan adalah saat Osaka memperoleh match point setelah mengirim bola backhand yang memaksa Samsonova melakukan kesalahan voli.
Osaka kemudian mengejar bola dan menuntaskan dengan forehand winner yang mengunci kemenangan.
Koneksi Pribadi dengan Montreal
Meskipun tidak memiliki banyak waktu untuk menjelajahi Montreal, Osaka merasa senang berada di kota yang memiliki populasi Haiti yang besar, mengingat ayahnya, Leonard, berasal dari Haiti.
“Saya tahu populasi Haiti di sini cukup besar, jadi saya sangat senang,” tambahnya.
Di babak berikutnya, Osaka akan berhadapan dengan Jelena Ostapenko, juara Major yang juga dikenal dengan pukulan kerasnya.
Pertandingan ini diprediksi akan menjadi ujian berat bagi Osaka untuk melangkah lebih jauh di turnamen ini.
Editor : Rury Anjas Andita