LombokPost-Naturalisasi Mauro Zijlstra tinggal selangkah lagi. Pemain muda keturunan Indonesia ini segera menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) dan memperkuat Timnas Indonesia, khususnya di kelompok Timnas U-23.
Nama Mauro Zijlstra sudah masuk daftar naturalisasi yang disetujui Presiden Prabowo Subianto.
Bahkan, surat naturalisasi Mauro Zijlstra disebut sudah ditandatangani bersama tiga pemain Timnas Putri Indonesia.
“Ini sudah ada di DPR. Cuma, kan, DPR-nya sedang reses. Jadi, nanti diproses bulan Agustus. Saya sudah komunikasi dengan DPR. Insya Allah DPR mendukung. Kami tunggu,” ujar Ketua Umum PSSI Erick Thohir, seperti dikutip dari JawaPos.com.
Mauro Zijlstra lahir di Zaandam, Belanda, 9 November 2004. Ia dianggap sebagai bagian dari program jangka panjang regenerasi Timnas Indonesia, khususnya untuk lini depan.
Usianya yang masih 20 tahun membuatnya sangat potensial untuk dipoles di Timnas U-23 lebih dulu.
“Kita ingat, ya, striker kita cuma satu. Kemarin cedera si Ole Romeny. Tetapi karena Mauro ini U-20, bisa juga kita coba dulu di U-23. Kalau ternyata bagus, bisa juga (naik ke) tim senior,” ucap Erick.
Meski begitu, Erick menegaskan bahwa naturalisasi Mauro Zijlstra bukan jaminan langsung masuk ke skuad utama Timnas Indonesia.
Setiap pemain tetap harus mengikuti tahapan dan strata tim nasional. “Tidak. Kami harus membagi strata tim nasional,” tegasnya.
Targetnya, proses naturalisasi Mauro Zijlstra rampung sebelum September 2025. Jika tuntas tepat waktu, ia bisa langsung memperkuat Timnas U-23 Indonesia dalam ajang Kualifikasi Piala Asia U-23 2026.
Indonesia akan menjadi tuan rumah Grup J yang berlangsung di Sidoarjo, Jawa Timur, pada 3–9 September 2025.
Jika performanya menjanjikan, bukan tidak mungkin Zijlstra dipromosikan ke tim senior Timnas Indonesia sebagai bagian dari proyek jangka panjang PSSI.
Editor : Akbar Sirinawa