Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Di Maria: Ronaldo Lahir di Era yang Salah – Fakta Mengejutkan dari Rekan Setim

Ivan Mardiansyah • Selasa, 5 Agustus 2025 | 06:05 WIB

 

Angel Di Maria baru-baru ini mengeluarkan komentar yang cukup mengejutkan terkait Cristiano Ronaldo.
Angel Di Maria baru-baru ini mengeluarkan komentar yang cukup mengejutkan terkait Cristiano Ronaldo.
 


Lombok Post-
Angel Di Maria memicu kehebohan setelah menyatakan bahwa Cristiano Ronaldo lahir di era yang salah. Komentar mantan rekan setimnya di Real Madrid ini langsung memanaskan perdebatan klasik tentang siapa pesepak bola terbaik sepanjang masa. Frasa "Ronaldo lahir di era yang salah" pun menjadi trending di berbagai platform, memancing reaksi dari penggemar, pakar sepak bola, hingga media internasional.

Menurut Di Maria, Cristiano Ronaldo adalah simbol kerja keras, tetapi tetap kurang beruntung karena lahir di era yang salah. Di saat Lionel Messi berhasil mengangkat trofi Piala Dunia dan Copa América bersama Argentina, Ronaldo belum mampu membawa Portugal juara dunia. Bagi Di Maria, keberhasilan di level internasional adalah pembeda utama dalam perdebatan siapa yang layak disebut GOAT (Greatest of All Time).

Baca Juga: Real Madrid Langgar Aturan Sakral Klub demi Pemain ini

“Dia lahir di generasi yang salah,” ujar Di Maria dalam sebuah wawancara yang kemudian dikutip berbagai media internasional. “Jika Ronaldo bermain di era yang berbeda dari Messi, mungkin perbandingannya tidak akan seberat sekarang.” Komentar ini dianggap sebagai pujian sekaligus kritik terhadap situasi karier Ronaldo. Di Maria mengakui bahwa secara individual, Ronaldo punya catatan fantastis. Namun tetap saja, menurutnya, Ronaldo lahir di era yang salah karena selalu berada di bawah bayang-bayang Messi.

Di Maria juga menyinggung bahwa Messi merupakan bakat alami sejak kecil, sementara Ronaldo adalah hasil dari latihan keras dan ketekunan. Perbedaan itulah yang membuat publik terus memperdebatkan siapa yang benar-benar layak menyandang status pemain terbaik sepanjang masa. “Messi punya bakat yang tidak bisa diajarkan, dan itu membuatnya berbeda,” lanjut Di Maria.

Baca Juga: Ini Rencana Besar Florentino Jika Kesepakatan dengan Vinícius Gagal

Pernyataan “Ronaldo lahir di era yang salah” menuai berbagai reaksi. Banyak penggemar Messi setuju, menyebut bahwa era keemasan sepak bola ini memang lebih berpihak pada Messi dengan gelar Piala Dunia 2022 yang menyempurnakan kariernya. Namun fans Ronaldo membalas bahwa pemain Portugal itu tetap legenda hidup, dengan lima Ballon d'Or, lima trofi Liga Champions, dan rekor gol di level klub dan tim nasional.

Sebagian publik juga menyoroti kisah masa kecil Ronaldo yang penuh perjuangan. Dari kisah ibunya, Maria Dolores, yang sempat ingin menggugurkan kandungannya karena tekanan ekonomi, hingga akhirnya Ronaldo tumbuh menjadi pemain ikonik dunia. Cerita ini justru membuat banyak orang melihat bahwa meskipun Ronaldo lahir di era yang salah, ia berhasil menciptakan eranya sendiri.

Dengan narasi “Ronaldo lahir di era yang salah”, Di Maria menghidupkan kembali perdebatan abadi Messi versus Ronaldo. Meskipun Messi unggul dalam prestasi tim nasional, Ronaldo tetap menjadi ikon global yang pencapaiannya di level klub sulit disaingi. Apakah benar Ronaldo lahir di era yang salah? Atau justru ia membuktikan bahwa tak peduli era apa pun, kerja keras dan determinasi bisa membawa seseorang menjadi legenda?

Baca Juga: Vinicius dan Real Madrid Memanas Karena Tuntutan Gaji


 

Editor : Siti Aeny Maryam
#angel di maria #Cristiano Ronado #Greatest of All Time #GOAT #lionel messi #real madrid #CR 7