Chivu, yang sebelumnya melatih Parma, ditunjuk sebagai pelatih Inter sebelum Piala Dunia Antarklub. Ia merupakan mantan pemain Inter Milan dan juga pernah melatih tim Primavera klub.
"Mereka mencari seseorang yang betah, yang mengenal lingkungannya. Cristian adalah mantan rekan setim saya, dia mengenal klub ini, dia memiliki kepribadian, dia mengenal basis penggemar ini. Dia orang yang sempurna," kata Zanetti.
Mengenai kepergian Inzaghi, Zanetti mengakui bahwa hubungan mereka selalu baik. "Dia telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam empat tahun, dan hubungan kami selalu sangat baik," ujarnya kepada Clank!.
Zanetti juga menanggapi isu perpecahan di klub setelah kekalahan di final Liga Champions.
"Terganggu? Kami semua fokus pada final Liga Champions; tidak ada yang memikirkan apa yang terjadi setelahnya. Saya tidak tahu, tapi begitulah yang terjadi: ada pembicaraan tentang ini karena kami kalah, tetapi saya ingin berterima kasih kepada Simone atas apa yang telah dia lakukan," tutupnya.
Editor : Redaksi Lombok Post