Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

"Satu-satunya Posisi yang Belum Pernah Menang Ballon d'Or, Apakah Akan Pecah Tahun Ini?"

Ivan Mardiansyah • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 12:55 WIB
Tiga pemain berposisi Fullback yang masuk nominasi Ballon D’or tahun ini.
Tiga pemain berposisi Fullback yang masuk nominasi Ballon D’or tahun ini.

LombokPost- Fullback Ballon d'Or adalah satu-satunya posisi dalam sepak bola yang belum pernah meraih penghargaan paling prestisius, Ballon d’Or. Fakta bahwa posisi fullback belum pernah menang Ballon d’Or menjadi topik menarik di kalangan pengamat dan fans sepak bola dunia. Dalam sejarah panjang penghargaan ini, belum ada satu pun pemain yang berposisi sebagai fullback dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia. Lalu, bagaimana peluang fullback menang Ballon d’Or tahun ini?

Jika melihat daftar pemenang Ballon d’Or dari era Stanley Matthews pada 1956 hingga Lionel Messi pada 2023, dominasi penyerang dan gelandang begitu kuat. Bahkan bek tengah seperti Fabio Cannavaro pun dan kiper seperti Lev Yashin pernah memenangkan Ballon d’Or, tetapi tidak dengan fullback. Hal ini menjadikan posisi fullback sebagai satu-satunya posisi yang belum pernah memenangkan Ballon d’Or.

Baca Juga: Siapa Kiper Terbaik Dunia? Ini Daftar Nominasi Yashin Trophy 2025

Namun, musim 2024/2025 memberikan sedikit harapan. Beberapa nama seperti Nuno Mendes (PSG), Achraf Hakimi (PSG), Denzel Dumfries (Intermilan) tampil luar biasa baik di klub maupun tim nasional. Nuno Mendes, misalnya, membawa PSG meraih treble domestik dan tampil impresif di UEFA Nations League bersama Portugal. Hal ini menempatkan dirinya dalam radar calon nominasi kuat Ballon d'Or 2025. Media seperti The Sun dan The Guardian menyebut bahwa performa Mendes cukup menonjol secara statistik dan kontribusi.

Tetapi jalan menuju Ballon d’Or bagi seorang fullback tidak mudah. Banyak pihak menyebut bahwa standar pemenang Ballon d’Or bagi pemain bertahan jauh lebih tinggi. Untuk bisa menang, mereka harus membawa timnya menjuarai Liga Champions, Euro, atau Piala Dunia sekaligus menunjukkan performa individu yang luar biasa. Ini menjadi tantangan berat bagi fullback yang peran utamanya adalah bertahan dan memberi support dari sisi lapangan.

Baca Juga: Ronaldo Bungkus Hattrick vs Rio Ave, Koleksi Gol Musim Ini Makin Mengganas
Sejumlah pengamat dari The Times juga menyebut bahwa meskipun peran fullback semakin krusial dalam taktik modern — seperti menjadi playmaker tambahan atau bahkan gelandang bayangan — namun ekspektasi publik dan juri Ballon d’Or masih sangat ofensif-sentris. Pemain seperti Lionel Messi, Cristiano Ronaldo, hingga Erling Haaland selalu mencetak puluhan gol per musim, sementara kontribusi fullback lebih sulit diukur dari statistik biasa.

Di forum sepak bola seperti Reddit, para fans sering menyuarakan ketidakadilan ini. Banyak yang menyebut bahwa fullback sebagai posisi penting di era sepak bola modern layak mendapat pengakuan lebih besar. Komentar seperti “fullback adalah satu-satunya posisi yang belum pernah menang Ballon d’Or” atau “mereka harus menangkan semuanya untuk dianggap layak” sering muncul dalam diskusi online.

Meski peluang fullback menang Ballon d’Or tahun ini masih kecil, tapi harapan tetap ada. Dengan berkembangnya peran fullback modern yang lebih dinamis dan menyerang, serta meningkatnya sorotan media terhadap kontribusi mereka, bukan tidak mungkin tahun 2025 akan menjadi tahun pecah telur bagi posisi ini.

Apakah rekor fullback belum pernah menang Ballon d’Or akan pecah tahun ini? Atau harus menunggu satu dekade lagi? Satu hal yang pasti, sejarah menanti untuk ditulis ulang.

Baca Juga: Aguero Yakin Inter Miami Bisa Juara Premier League, Ini Alasannya

Editor : Siti Aeny Maryam
#Pecah Telur #Nominasi Ballon dor 2025 #Nuno Mendes #Achraf Hakimi #Denzel Dumfries #ballon d or #Ballon d Or 2025