LombokPost – Drama penuh adrenalin tersaji pada balapan MotoGP Austria 2025 di Sirkuit Red Bull Ring, Minggu (17/8). Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, akhirnya mencatatkan kemenangan perdananya di sirkuit yang selama lima tahun terakhir selalu gagal ia kuasai.
Start dari posisi keempat, Marquez tampil agresif hingga berhasil naik podium tertinggi dan semakin mendekatkan diri pada gelar juara dunia musim ini.
Sejak lampu start menyala, balapan berlangsung panas. Perebutan posisi kedua dan ketiga terjadi ketat di tikungan pertama. Marc Marquez langsung mencoba menyalip adiknya, Alex Marquez, serta Francesco Bagnaia yang memulai balapan dari barisan depan.
Namun usaha itu baru berhasil pada lap kedua. Marquez mampu menuntaskan perlawanan keduanya dan naik ke posisi runner-up. Sementara di depan, Marco Bezzecchi melaju sendirian, menciptakan jarak cukup jauh dari rombongan.
Meski demikian, mental juara Marquez berbicara. Perlahan namun pasti, ia memangkas jarak dengan Bezzecchi. Puncaknya terjadi di lap ke-19. Duel sengit tersaji ketika Marquez dan Bezzecchi terlibat aksi saling salip di sektor menurun Red Bull Ring. Pada momen krusial itu, Marquez berhasil mengunci posisi terdepan dan membuktikan kelasnya sebagai juara dunia delapan kali.
Selepas itu, Marquez kian sulit dikejar. Memasuki lap ke-21, ia memperlebar jarak dengan Bezzecchi dan terus konsisten hingga bendera finis dikibarkan. Podium pertama di Austria ini terasa spesial bagi Marquez yang sudah lima tahun puasa kemenangan di lintasan Red Bull Ring.
“Balapan yang luar biasa. Saya sudah lama menginginkan kemenangan di sini. Tim bekerja sangat keras dan akhirnya kami bisa melakukannya,” ujar Marquez usai balapan.
Kejutan terjadi di lap ke-25. Fermin Aldeguer yang tampil konsisten mampu menyalip Bezzecchi dan finis di posisi kedua. Sementara Bezzecchi, yang memimpin sejak awal, harus puas menutup balapan di podium ketiga.
Di belakang mereka, Pedro Acosta finis di posisi keempat disusul Enea Bastianini di posisi kelima. Joan Mir tampil cukup stabil dengan menempati urutan keenam, sedangkan Brad Binder finis ketujuh.
Kekecewaan justru dialami Francesco Bagnaia. Rekan setim Marquez di Ducati Racing Team itu hanya mampu finis kedelapan. Padahal, Bagnaia dikenal sebagai spesialis Red Bull Ring dengan catatan tiga kali kemenangan beruntun pada musim sebelumnya. Kali ini, performanya jauh dari ekspektasi dan ia harus puas kehilangan poin penting dalam perburuan gelar juara dunia.
Hasil MotoGP Austria 2025 ini membuat persaingan klasemen semakin menarik. Kemenangan Marquez mempertebal keunggulannya dalam perebutan titel musim ini. Dengan pengalaman serta konsistensi yang mulai kembali, kans Marquez untuk mengamankan gelar dunia ke-9 semakin terbuka lebar.
Sementara itu, podium kedua Aldeguer menandai kebangkitan pembalap muda Spanyol tersebut. Ia semakin diperhitungkan sebagai pesaing baru di kelas premier. Sedangkan Bezzecchi harus mengevaluasi strategi balapan setelah kehilangan kemenangan di tikungan terakhir menuju garis finis.
MotoGP musim 2025 kini semakin panas. Selanjutnya, para pembalap akan melanjutkan seri di Sirkuit Catalunya, Spanyol. Akankah Marquez terus mendominasi, atau justru Bagnaia bangkit? Semua mata tertuju pada rivalitas sengit di lintasan.
Editor : Siti Aeny Maryam