Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Marc Marquez Makin Perkasa, Ducati Pusing Cari Solusi untuk Pecco Bagnaia

Alfian Yusni • Rabu, 20 Agustus 2025 | 12:07 WIB
Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa meski kemenangan Marquez layak dirayakan, perhatian Ducati tetap tertuju pada Pecco Bagnaia. (Foto: instagram)
Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa meski kemenangan Marquez layak dirayakan, perhatian Ducati tetap tertuju pada Pecco Bagnaia. (Foto: instagram)

LombokPost - Marc Marquez kembali menunjukkan dominasinya di MotoGP 2025 dengan meraih kemenangan beruntun, termasuk yang terbaru di MotoGP Austrian GP.

Kemenangan di Red Bull Ring itu bahkan menjadi yang pertama bagi Marquez di sirkuit tersebut, sekaligus memperpanjang keunggulannya di klasemen.

Dengan hasil ini, Marc Marquez semakin dekat dengan gelar juara dunia ketujuhnya, meninggalkan pesaing terdekat dengan selisih poin yang sangat lebar.

Namun, di balik euforia kemenangan Marc Marquez, sorotan justru mengarah ke Francesco Bagnaia.

Rider Italia itu kembali gagal tampil konsisten di salah satu trek favoritnya. Bagnaia hanya finis di posisi kedelapan, hasil yang membuat Ducati mulai pusing mencari solusi agar juara dunia dua kali itu bisa kembali kompetitif.

Manajer Ducati Lenovo Team, Davide Tardozzi, menegaskan bahwa meski kemenangan Marquez layak dirayakan, perhatian Ducati tetap tertuju pada Bagnaia.

"Pikiran kami bersama Pecco, karena apa yang terjadi akhir-akhir ini tidak baik untuk kami. Masalah yang dia hadapi harus kami selesaikan," ujar Tardozzi kepada GPOne.

Tardozzi juga menekankan bahwa Ducati, dari CEO Claudio Domenicali hingga tim mekanik, sama-sama bekerja keras untuk membantu Bagnaia keluar dari masalah.

Sang manajer menambahkan bahwa komentar Bagnaia soal "menunggu jawaban Ducati" di Austria bisa dimengerti, namun Ducati memastikan mereka tidak tinggal diam.

Dari laporan AS.com, Ducati saat ini tengah mencari solusi teknis terkait masalah grip ban depan yang terus menghantui Bagnaia.

 

Selain itu, Pecco dikabarkan mulai mengubah pendekatannya: fokus memperbaiki diri satu sesi demi satu sesi, alih-alih langsung menyalahkan motor.

Pendekatan ini diharapkan bisa membuat performanya kembali stabil di paruh kedua musim.

Sementara itu, Marc Marquez terlihat makin nyaman dengan motor merah Ducati.

Reuters menulis bahwa keberhasilan di Austria bukan hanya bukti kemampuan teknis, tetapi juga tanda bahwa kondisi fisiknya sudah jauh membaik.

Sejak lama, bakat Marquez tak pernah diragukan, dan kini ia seakan kembali ke performa terbaik seperti sebelum 2019.

Kebangkitan Marquez dan kesulitan Bagnaia menciptakan dua cerita berbeda di dalam garasi Ducati.

Di satu sisi, ada dominasi luar biasa dari Marquez yang semakin mendekatkan Ducati pada gelar dunia.

Di sisi lain, ada perjuangan Bagnaia yang masih mencari ritme terbaik.

Ducati kini punya pekerjaan rumah besar: menjaga momentum Marquez sekaligus mengembalikan kepercayaan diri Bagnaia.

Dengan jadwal menuju MotoGP Brno yang akan digelar dalam beberapa pekan, Ducati berharap perubahan aspal di trek tersebut bisa membantu gaya balap Bagnaia.

Jika Pecco berhasil menemukan kembali performanya, maka Ducati bisa punya dua senjata tajam sekaligus di paruh kedua musim ini.

Bagi Ducati, cerita ini bukan sekadar soal kemenangan, tetapi juga soal menjaga keseimbangan antara dua pembalap bintang mereka.

Dan bagi penggemar MotoGP, pertarungan antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia di dalam tim Ducati tentu jadi salah satu drama terbesar musim 2025. (***)

Editor : Alfian Yusni
#Pecco Bagnaia #davide tardozzi #marc marquez #Ducati Lenovo Team