Lombok Post- Mees Hilgers tetap memiliki peluang besar untuk bermain di Premier League, meskipun Timnas Indonesia saat ini berada di luar 100 besar ranking FIFA.
Rumor ketertarikan Crystal Palace terhadap bek FC Twente itu memang menimbulkan tanda tanya di kalangan suporter.
Banyak yang khawatir status Timnas Indonesia yang kini berada di peringkat 118 FIFA bisa menghalangi langkah Hilgers ke Inggris.
Namun faktanya, peringkat FIFA bukan satu-satunya penentu apakah seorang pemain asing bisa bermain di Liga Inggris. Sejak keluarnya Inggris dari Uni Eropa (Brexit), Federasi Sepak Bola Inggris (FA) menerapkan sistem Governing Body Endorsement (GBE) untuk menilai kelayakan pemain non-Inggris.
Sistem GBE menilai dari berbagai aspek seperti jumlah penampilan internasional, level liga domestik, prestasi klub, dan kompetisi kontinental yang diikuti pemain.
Baca Juga: Calvin Verdonk Ditawar Lille, Bek Timnas Indonesia Siap Tantang Ligue 1
Dalam hal ini, Mees Hilgers memenuhi banyak aspek penting dalam kalkulasi GBE. Ia tampil reguler di Eredivisie bersama FC Twente, yang merupakan liga top Eropa dengan klasifikasi band 2 dalam sistem GBE. FC Twente juga finis di posisi enam musim lalu dan tampil di kompetisi Eropa.
Berdasarkan kalkulator GBE dari Analytics FC, Hilgers termasuk pemain yang eligible alias memenuhi syarat untuk mendapat izin bermain di Premier League.
Sejarah juga menunjukkan bahwa pemain dari negara dengan ranking FIFA rendah tetap bisa berkarier di Premier League. Contohnya adalah Gunnar Nielsen dari Kepulauan Faroe yang pernah membela Manchester City, padahal negaranya berada di peringkat 125 FIFA. Ada juga Vurnon Anita dari Curacao (ranking 183) yang sempat bermain untuk Newcastle United.
Baca Juga: Kevin Diks Ukir Sejarah! Jadi Pemain Indonesia Pertama yang Tampil di Bundesliga
Selain GBE, FA juga memperkenalkan jalur Elite Significant Contribution (ESC) sejak musim 2023/24. Jalur ini memungkinkan klub untuk merekrut pemain non-Uni Eropa yang dinilai punya potensi besar, meski tidak memenuhi standar GBE penuh.
ESC bisa diberikan kepada pemain yang memiliki kontribusi signifikan, seperti pernah tampil di kompetisi internasional atau kontinental.
Dengan semua kriteria tersebut, tidak ada alasan untuk meragukan peluang Mees Hilgers menembus Premier League. Pengalamannya di liga top seperti Eredivisie, keterlibatannya di kompetisi Eropa, serta statusnya sebagai pemain naturalisasi Timnas Indonesia menjadi nilai tambah.
Meskipun Indonesia saat ini masih di luar 100 besar FIFA, peluang Hilgers menuju Premier League tetap terbuka lebar.
Baca Juga: Anggota DPR Minta Stop Naturalisasi Jika Timnas Gagal Lolos Piala Dunia 2026
Editor : Siti Aeny Maryam