Lombok Post- Arsenal harus pulang dari Anfield dengan tangan hampa setelah kalah tipis 1-0 dari Liverpool dalam lanjutan Premier League. Gol semata wayang dari Dominik Szoboszlai tercipta lewat tendangan bebas jarak jauh pada menit ke-83 yang gagal diantisipasi kiper Arsenal, David Raya. Sang penjaga gawang pun angkat bicara dan menyalahkan bola Puma baru yang digunakan musim ini sebagai penyebab utama kesulitannya menghalau tembakan tersebut.
Menurut David Raya, bola Puma memiliki grip yang berbeda dibandingkan bola Nike yang telah digunakan bertahun-tahun sebelumnya di Premier League. “Grip-nya beda, cara bolanya terbang juga beda. Setelah bertahun-tahun pakai bola Nike, sekarang kami harus cepat menyesuaikan. Bola itu bergerak menjauh dari saya. Semoga berikutnya bisa saya selamatkan,” ujar Raya seusai laga.
Baca Juga: Rodri Buka Suara Usai Manchester City Kalah dari Brighton: Saya Bukan Messi!
Kritik terhadap bola Puma bukan hanya datang dari Raya. Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, juga sebelumnya sudah menyatakan bahwa bola baru ini punya karakteristik terbang yang tidak biasa dan membutuhkan waktu adaptasi dari para pemain. Ia menilai grip bola kurang stabil dan berbeda dari yang biasa digunakan di musim-musim sebelumnya. Hal ini diyakini mempengaruhi performa penjaga gawang dan penendang bola mati.
Meski kecewa dengan hasil akhir, Raya tetap mengambil sisi positif dari pertandingan. Ia menilai Arsenal tampil cukup solid, terutama di babak pertama, dengan berhasil membuat Liverpool kesulitan menciptakan peluang bersih. Namun, sebuah momen ajaib dari Szoboszlai membuyarkan harapan The Gunners mencuri poin di Anfield.
Baca Juga: Bruno Fernandes Terbuka Tinggalkan Man United Usai Piala Dunia 2026
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Arsenal yang belum pernah menang di Anfield sejak tahun 2012. Catatan buruk itu menjadi momok tersendiri bagi skuat Mikel Arteta setiap kali bertandang ke markas Liverpool. Meski sudah diperkuat skuad yang lebih matang dan kompetitif, Arsenal masih kesulitan menembus pertahanan The Reds saat bermain di kandang mereka.
Gol Dominik Szoboszlai sendiri memang pantas masuk kategori gol spektakuler. Tendangan bebas dari jarak lebih dari 30 meter itu meluncur kencang dan berubah arah di udara, membuat David Raya kesulitan membaca pergerakannya. Namun hal ini kembali menegaskan bahwa bola Puma musim ini memiliki karakter unik yang menjadi tantangan baru bagi para penjaga gawang di Liga Inggris.
Langkah Arsenal selanjutnya akan penuh tekanan, sebab selain harus kembali ke jalur kemenangan, mereka juga dituntut untuk segera beradaptasi dengan bola Puma yang digunakan di semua laga Premier League musim ini. David Raya berharap kesalahan ini bisa jadi pelajaran dan tidak terulang lagi di laga-laga krusial berikutnya.
Baca Juga: Kobbie Mainoo Ingin Tinggalkan MU Menjelang Bursa Transfer 2025
Editor : Siti Aeny MaryamSumber : Talk Sport, Reuters