Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Kluivert Jadi Penentu: Verdonk Dengar “Bisikan Positif” Sebelum Gabung Lille

Ivan Mardiansyah • Rabu, 3 September 2025 | 05:35 WIB

 

Postingan terbaru Losc Lille terkait kedatangan Verdonk.
Postingan terbaru Losc Lille terkait kedatangan Verdonk.

Lombok Post- Calvin Verdonk resmi berseragam Lille, klub Ligue 1 asal Prancis utara, dengan kontrak berdurasi tiga tahun. Namun di balik kepindahan ini, ada sosok kunci yang berperan besar: pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. Bukan hanya sebagai pelatih, Kluivert adalah mantan pemain Lille yang membela klub tersebut pada musim 2007/08. Pengalaman itulah yang membuat nasihatnya begitu berarti bagi Verdonk.

“Saya bicara kepada Patrick Kluivert tentang Lille. Dia hanya mengatakan hal-hal positif mengenai klub. Dia masih memiliki teman-teman di sini,” kata Verdonk dalam wawancara resmi bersama media klub. Pernyataan itu menguatkan bahwa transfer Verdonk ke Lille tak lepas dari pengaruh besar Kluivert.

Kluivert, yang kini dipercaya membesut skuad Garuda, menjadi figur penting dalam keputusan pemain berdarah Indonesia itu untuk mengambil langkah besar dalam kariernya. Perannya bukan sebagai agen atau negosiator, tetapi sebagai mentor yang dihormati. Ia menyampaikan pandangannya soal gaya bermain, lingkungan klub, serta prospek perkembangan karier Verdonk di Ligue 1.

Baca Juga: Calvin Verdonk Ditawar Lille, Bek Timnas Indonesia Siap Tantang Ligue 1

Lille sendiri dikenal sebagai klub besar di Prancis dengan prestasi yang cukup membanggakan. Klub ini pernah menjadi juara Ligue 1 musim 2020/21 dan juga meraih Trophée des Champions di tahun yang sama. Karakter permainan yang mengedepankan fisik dan kecepatan menjadi daya tarik tersendiri bagi Verdonk. “Saya sangat bangga bisa bergabung ke Lille. Ini klub besar yang pernah juara liga dan Trophée des Champions. Saya ingin berkembang di sini,” katanya.

Sebelum bergabung dengan Lille, Calvin Verdonk sempat memperkuat sejumlah klub Belanda dan Portugal, seperti Feyenoord, PEC Zwolle, FC Twente, Famalicão, dan terakhir NEC Nijmegen. Ia juga pernah mencicipi gelar KNVB Cup dan Johan Cruyff Shield bersama Feyenoord. Namun, transfer ke Lille menjadi langkah paling bersejarah, karena ia menjadi pemain Indonesia pertama yang berlaga di kasta tertinggi Liga Prancis.

Baca Juga: Real Madrid Siap Dapatkan Konate Gratis Musim Panas 2026

Peran Patrick Kluivert dalam transfer ini menjadi cerita menarik. Sosok legendaris Belanda itu berhasil meyakinkan Verdonk untuk mengambil tantangan baru, bukan hanya demi karier pribadi, tetapi juga untuk masa depan Timnas Indonesia. Kini, Verdonk akan bersaing di panggung Eropa yang lebih kompetitif, dan tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia.

Dengan “bisikan positif” dari Kluivert, Verdonk memulai babak baru yang penuh tantangan dan harapan. Lille bukan sekadar pelabuhan baru, tapi juga panggung internasional untuk membuktikan kualitas pemain Indonesia. Transfer ini pun menjadi sinyal kuat bahwa Timnas kini punya daya tarik baru di mata pemain diaspora.

Baca Juga: Netizen Indonesia Harus Menahan Jempol di Medsos karena Kevin Diks di Bundesliga yang Dikelola Fans

Editor : Siti Aeny Maryam
#Pemain indonesia di eropa #patrick kluivert #Diaspora #pemain naturalisasi #ligue 1 #LOSC Lille #Calvin Verdonk