Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Ricuh Usai Kualifikasi Piala Dunia, Pemain Israel Klaim Dihina Sepanjang Laga

Ivan Mardiansyah • Rabu, 10 September 2025 | 09:01 WIB

Pemain Italia melakukan selebrasi usai menumbangkan Israel dengan skor 5-4.
Pemain Italia melakukan selebrasi usai menumbangkan Israel dengan skor 5-4.

Lombok Post
- Pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Israel vs Italia berakhir ricuh. Beberapa pemain Israel mengaku menerima ejekan dan hinaan sejak awal laga, yang membuat emosi mereka memuncak ketika pertandingan berakhir.

Eli Dasa, salah satu pemain senior Israel, menyebut bahwa suasana di lapangan sejak menit pertama sudah tegang. Ia menyatakan bahwa para pemain Italia tidak hanya bermain keras, tetapi juga kerap melontarkan provokasi verbal sepanjang pertandingan.

“Pertengkaran pun terjadi, mereka sangat, sangat emosional,” kata Dasa kepada media lokal Sport5. “Mereka merasa tidak berada dalam permainan, dan kami pantas menang. Mereka mencoba sedikit memprovokasi. Itu bagian dari sepak bola, jadi kami melupakannya.”

Baca Juga: Norwegia Sumbang Pendapatan Laga Israel untuk Gaza

Namun insiden tidak berhenti di situ. Media Israel menyebut nama kiper utama Italia, Gianluigi Donnarumma, sebagai salah satu pemain yang turut memanaskan suasana. Ia dituding ikut melontarkan umpatan kepada pemain Israel selama pertandingan berlangsung.

Beberapa pemain Israel bahkan menyatakan secara terang-terangan bahwa mereka dihina sepanjang pertandingan. Hal inilah yang diyakini menjadi pemicu utama kericuhan begitu laga berakhir.

Menyikapi situasi yang memanas, beberapa staf timnas Italia dilaporkan telah menyampaikan permintaan maaf secara langsung kepada pihak Israel. Permintaan maaf itu disebut sebagai bentuk tanggung jawab atas sikap tidak sportif yang terjadi di lapangan.

Baca Juga: 75 Persen Gol Portugal Dicetak Satu Orang, Cristiano Ronaldo

Pertandingan Israel vs Italia di kualifikasi Piala Dunia ini menyisakan kesan negatif yang mendalam, terutama bagi pemain Israel yang merasa tidak dihargai. Mereka menilai bahwa sportivitas harus dijunjung tinggi, terutama dalam laga resmi tingkat internasional seperti kualifikasi Piala Dunia.

Ketegangan antara Israel dan Italia ini menjadi sorotan media Eropa dan internasional. Beberapa pihak meminta UEFA untuk turun tangan menyelidiki insiden ini dan memastikan hal serupa tidak terulang di laga berikutnya.

Kualifikasi Piala Dunia seharusnya menjadi ajang unjuk kemampuan sepak bola terbaik antarnegara, bukan arena saling menghina dan memancing emosi lawan. Dengan makin tingginya tensi antarnegara dalam berbagai kompetisi, semangat fair play menjadi nilai penting yang harus terus dijaga.

Israel berharap ada evaluasi dan langkah tegas dari penyelenggara. Mereka menegaskan bahwa insiden seperti ini bukan hanya mencoreng nama baik pertandingan, tapi juga merusak citra sepak bola internasional.

Baca Juga: Cristiano Ronaldo Lampaui Messi di Kualifikasi Piala Dunia, Kini Incar Rekor Sepanjang Masa

Editor : Jelo Sangaji
#figc #Istael dihina #gianluigi donnarumma #kualifikasi piala dunia #Kericuhan #Israel vs Italia #Donnaruma #Sepakbola Italia #Dihina sepanjang laga #Kualifikasi Piala Dunia 2026