LombokPost - Joan Mir dipastikan absen pada Sprint MotoGP San Marino 2025.
Pembalap Honda HRC Castrol Joan Mir terpaksa mundur akibat cedera leher setelah kecelakaan di Practice pada Jumat (12/9).
Meski sudah dinyatakan fit secara medis, tim memutuskan untuk tidak menurunkannya di Sprint demi memulihkan kondisi.
Juara Dunia MotoGP 2020 tersebut terjatuh di tikungan saat menjalani sesi Practice MotoGP San Marino 2025 di Misano.
Insiden itu membuat Mir mengalami keterbatasan mobilitas pada lehernya. Setelah evaluasi, ia dan tim sepakat untuk mengalihkan fokus ke balapan utama pada Minggu (14/9).
Team Manager Honda HRC Castrol, Alberto Puig, menjelaskan kondisi Joan Mir usai kecelakaan di MotoGP San Marino 2025.
“Dia mengalami kecelakaan parah kemarin. Tidak ada tanda-tanda patah tulang, tetapi dia mengalami gegar otak parah di leher, di area serviks. Dokternya sudah datang," kata Puig dilansir dari motogp.com.
“Pagi ini dia merasa tidak enak badan sama sekali, mungkin karena luka di leher. Jadi kami memutuskan untuk berhenti hari ini untuk melihat apakah dia bisa balapan besok. Dia tidak akan melakukan balapan Sprint, dan mari kita lihat besok seberapa besar kemampuannya,” tambahnya.
Tim Honda HRC Castrol juga mengonfirmasi lewat unggahan resmi di media sosial.
“Setelah terjatuh kemarin (12/09/2025), Joan Mir terus mengalami ketidaknyamanan yang signifikan dan keterbatasan mobilitas di lehernya. Mir telah dinyatakan fit. Dia dan Honda HRC telah memutuskan untuk melewatkan balapan hari ini untuk fokus pada hari Minggu,” tulis Tim Honda HRC Castrol.
Kini, Joan Mir hanya berharap kondisinya membaik untuk kembali tampil di GP San Marino 2025 pada balapan utama, Minggu malam WIB.
Editor : Rury Anjas Andita