Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Gak Ada Kartu Kuning di Derby Manchester, Roy Keane: Ini Bukan MU yang Saya Kenal

Ivan Mardiansyah • Selasa, 16 September 2025 | 09:04 WIB

Roy keane kecewa tidak ada kartu kuning di derby Manchester.
Roy keane kecewa tidak ada kartu kuning di derby Manchester.
 

LombokPost – Roy Keane membuat banyak orang tercengang usai kekalahan Manchester United di derby Manchester kemarin. Tidak hanya kecewa dengan hasil akhir, Keane justru menyoroti hal yang menurutnya sangat janggal: mentalitas dan agresivitas MU yang hilang.

Ia heran karena tidak ada satu pun kartu kuning yang keluar, padahal suasana derby di bawah hujan seperti biasanya selalu penuh duel keras dan permainan fisik yang intens.

Derby Manchester seharusnya menjadi panggung bagi mentalitas Manchester United yang kuat, agresif, dan penuh kerja keras. Namun di laga kemarin, Keane menyebut MU bermain terlalu lembek – seperti hanya menjalani sesi latihan, bukan bertarung untuk kebanggaan kota.

Mentalitas MU dipertanyakan, agresivitasnya di lapangan jauh dari yang dibutuhkan dalam sebuah derby. Tidak ada satu kartu kuning pun yang keluar — menurut Keane, ini adalah bukti nyata bahwa laga tersebut kehilangan unsur fisik yang seharusnya menjadi ciri khas derby Manchester.

Baca Juga: Cedera Tulang Kemaluan, Yamal Absen Bela Barcelona

Menurut Keane, masalah mentalitas dan kerja keras ini bukan sekadar soal taktik atau formasi. Bahkan manajer mana pun yang datang akan menghadapi masalah yang sama jika para pemain tidak memiliki keinginan untuk bertarung.

“Cobalah menekel. Cobalah mengenai lawan. Sepak bola itu permainan fisik,” ujar Keane.

Ia menegaskan bahwa agresivitas dan mentalitas pemain MU harus diperbaiki dari dalam – bukan hanya lewat instruksi dari pinggir lapangan. Derby Manchester di bawah guyuran hujan biasanya adalah adu fisik; tekel keras, duel udara, tekanan datang dari semua arah. Tapi kali ini, tidak ada satu pun kartu kuning, tidak ada tekel keras yang benar-benar menunjukkan keberanian atau semangat bertarung.

Kekalahan MU di derby semakin membuktikan bahwa performa MU saat ini terpuruk bukan semata karena strategi atau salah komposisi pemain, melainkan karena kurangnya mentalitas juang dan agresivitas. Jika tidak segera dibenahi, ke depan bukan hanya laga-laga besar seperti derby Manchester saja yang akan menjadi mimpi buruk; masalah mentalitas bisa menghantam performa MU di semua kompetisi. Roy Keane menyiratkan bahwa sampai para pemain bisa bangkit, menunjukkan semangat, bertarung dengan gagah, tidak akan ada perubahan berarti walau manajer berganti.

Baca Juga: Cannavaro Lamar Jadi Pelatih Timnas China, Punya Modal Kuat di Liga Super

Derby Manchester bukan hanya soal gengsi dua tim, tetapi juga soal karakter. Karakter yang menurut Keane saat ini telah hilang dari skuad Manchester United.

Tidak ada kartu kuning, tidak ada kerja keras yang benar-benar nyata.

Dan selama itu terjadi, MU akan tetap jauh dari identitas lamanya sebagai tim yang menakutkan dan penuh gairah.

Baca Juga: Portugal Rilis Koin 7 Euro untuk Cristiano Ronaldo, Simbol Kejayaan dan Warisan Sepak Bola

Editor : Jelo Sangaji
#Tidak ada kartu kuning #roy keane #kartu kuning #derby manchester #Mancehester united lembek #mentalitas pemain #manchester city #manchester united #mu