Lombok Post- Nasib Andre Onana berbalik arah dalam waktu singkat. Setelah sempat disorot dan akhirnya dilepas oleh Manchester United, kiper asal Kamerun itu langsung tampil luar biasa di laga debutnya bersama Trabzonspor di Liga Turki. Melawan Fenerbahce, Onana mencatatkan performa gemilang dan dinobatkan sebagai Man of the Match.
Dari 29 tembakan yang diarahkan ke gawangnya, Onana sukses melakukan 8 penyelamatan penting. Empat di antaranya adalah diving save yang menyelamatkan Trabzonspor dari kekalahan telak, terutama setelah timnya harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke‑20. Penampilan Andre Onana yang tenang dan refleks cepatnya jadi tembok kokoh terakhir yang membuat Fenerbahce frustrasi.
Baca Juga: Portugal Rilis Koin 7 Euro untuk Cristiano Ronaldo, Simbol Kejayaan dan Warisan Sepak Bola
Berdasarkan data dari FotMob, Onana mencegah 1,63 expected goals (xG) dengan positioning dan reaksi yang luar biasa. Rating-nya pun melonjak tinggi hingga 8,7 — tertinggi di antara semua pemain dalam laga tersebut. Ini jadi bukti bahwa sang kiper tidak kehilangan kualitasnya meski masa-masa terakhirnya di Manchester United penuh tekanan dan kritik.
Kebangkitan Onana di Liga Turki langsung menjadi sorotan media Eropa dan Turki. Dibuang dari MU, tapi malah bersinar di pertandingan debut bersama Trabzonspor. Performa ini menjawab semua keraguan publik yang sempat mempertanyakan kapasitas Onana sebagai kiper utama. Kini, ia menjelma menjadi pahlawan baru di klub barunya, sekaligus memberi sinyal bahwa kisahnya belum berakhir.
Baca Juga: Cedera Tulang Kemaluan, Yamal Absen Bela Barcelona
Debut Andre Onana di Liga Turki seakan menjadi babak baru dalam kariernya. Jika di Manchester United ia jadi sasaran kritik, di Trabzonspor ia langsung dielu-elukan. Dibuang oleh MU ternyata menjadi titik balik, bukan akhir. Dan dari laga pertama ini, tampaknya Liga Turki siap jadi panggung bagi kebangkitan seorang Andre Onana.
Baca Juga: 75 Persen Gol Portugal Dicetak Satu Orang, Cristiano Ronaldo
Editor : Jelo Sangaji