LombokPost – Kabar mengejutkan datang dari dunia tenis. Aryna Sabalenka, petenis nomor 1 dunia sekaligus juara bertahan US Open 2025, dipastikan mundur dari China Open WTA 1000 pekan depan akibat cedera ringan.
Kabar mundurnya Aryna Sabalenka diumumkan langsung oleh pihak penyelenggara pada Rabu (17/9).
Pengunduran diri ini menjadi pukulan besar bagi turnamen mengingat Aryna Sabalenka baru saja meraih gelar Grand Slam keempat dalam karirnya di New York, yang juga menjadi gelar pertamanya musim ini.
Sepanjang karir, Aryna Sabalenka tercatat sudah tiga kali melangkah hingga perempat final China Open, masing-masing pada tahun 2018, 2023, dan 2024.
Meski harus absen kali ini, Aryna Sabelenka masih kokoh di peringkat 1 dunia, unggul 2.077 poin atas rival terdekatnya, Iga Swiatek.
Baik Aryna Sabalenka maupun Iga Swiatek sudah memastikan tiket ke WTA Finals Riyadh 2025 pada November mendatang.
Sementara itu, para petenis papan atas lain seperti Iga Swiatek—juara China Open 2023—dan juara bertahan Coco Gauff dipastikan tetap tampil di Beijing.
Pengunduran diri Aryna Sabalenka dari China Open 2025 membuat persaingan di Beijing semakin terbuka.
Editor : Rury Anjas Andita