LombokPost - Belakangan muncul stigma di benak fans AC Milan bahwa pelatih Massimiliano Allegri selalu berupaya berkreasi.
Tidak atau belum ada pakem khusus yang dimainkan AC Milan, menunjukkan tim ini sangat luwes.
AC Milan bisa dengan mudah berganti formasi dan pemain, bergantung lawan, situasi kebugaran, dan strategi Massimiliano Allegri sang pelatih.
Bahkan, dalam salah satu analisa terbaru menyebut, AC Milan mungkin bisa kembali ke formasi 4-3-3.
AC Milan di bawah Massimiliano Allegri ini benar-benar bisa menjadi tim bunglon dalam konotasi positif.
Terus berevolusi dari minggu ke minggu melalui eksperimen di tempat latihan AC Milan di Milanello, untuk kemudian diterapkan di pertandingan resmi.
Siapa tahu itu bahkan bisa mengarah pada kelahiran kembali formasi 4-3-3, yang umumnya super offensive.
Ingat, AC Milan punya stok pemain dengan insting menyerang kuat yang cukup banyak.
Ada nama-nama semisal Christian Pulisic, Rafael Leao, dan Christopher Nkunku di lobi depan AC Milan.
Baca Juga: Hati-Hati AC Milan, Formasi Ini Memang Keren, tapi Pertahanan Mulai Dalam Bahaya
Pemain-pemain AC Milan itu bertipe kreatif dan cepat, cocok untuk gaya 4-3-3.
Jika dimainkan berbarengan, Christian Pulisic, Rafael Leao, dan Christopher Nkunku juga akan didukung oleh lini tengah AC Milan yang tangguh.
Ada nama-nama seperti Youssouf Fofana, Luka Modric, dan Adrien Rabiot, yang saat ini berada di depan nama pemain AC Milan lainnya.
Dengan pakem ini artinya sayap seperti Alexis Saelemaekers dan Percis Estupinan akan didorong lebih ke belakang, membantu dia bek utama AC Milan.
Alexis Saelemaekers dan Percis Estupinan juga bisa membantu penyerangan dari sayap AC Milan, mirip overlaping yang dilakukan Theo Hernandez dan Davide Calabria dulu.
Jadi bagaimana Massimiliano Allegri, kapan kau akan mencoba formasi baru lagi pada AC Milan? Dan seperti apa formasi itu? (yuk/r6)
Editor : Prihadi Zoldic