LombokPost - Pertarungan di semifinal Honda DBL with Kopi Good Day 2025 West Nusa Tenggara telah tuntas, menghasilkan final ideal di sektor putri.
SMAN 5 Mataram (Smala) berhasil mengamankan tempat di partai puncak, menantang musuh bebuyutan mereka, SMAN 1 Narmada (Smanar). Final ini sekaligus menjadi final ulangan yang sangat dinantikan setelah kedua tim bertemu di laga yang sama musim lalu.
Kepastian Smala melaju ke final diperoleh usai menundukkan SMAN 1 Sikur dengan skor telak 82-16. Dua pemain andalan SMAN 5 Mataram, Ni Kadek Ratna Karunia Paramartha dan Rosarini Bobo, menjadi bintang lapangan.
Kadek mencetak double-double dengan 21 poin, 7 rebound, dan 6 steal, sementara Rosarini Bobo menambahkan 13 poin, 4 rebound, dan 4 assist.
Meskipun lolos ke final, Rosarini Bobo mengakui masih ada beberapa hal yang perlu dievaluasi dari permainan Smala.
"Sejauh ini sudah sesuai target sih, cuma masih perlu beberapa evaluasi. Mulai dari defense yang kadang masih suka kosong, sama offense yang kadang terburu-buru," jelasnya.
Evaluasi ini penting agar SMAN 5 Mataram tampil lebih solid di laga final nanti.
Menanggapi komentar Smanar yang menyebut persiapan mereka sudah matang, Bobo memberikan jawaban lucu namun penuh percaya diri.
"Kalau mereka bilang sudah matang, kita sudah gosong, Kak, saking persiapan kita juga enggak kalah matang sama mereka. Habis body care kita selama setahun ini," ucapnya sambil tertawa.
Jawaban ini menunjukkan mental juara dan optimisme tinggi Smala untuk mempertahankan gelar.
Rosarini Bobo menyatakan bahwa optimisme SMAN 5 Mataram untuk menjadi back to back champion semakin kuat setelah menjalani tiga pertandingan.
"Makin optimis dong, Kak. Kita enggak mau ngalah, kita tetap optimis juara lagi tahun ini!" tegasnya. Meskipun demikian, mereka tetap mewaspadai lawan. Kalau yang diwaspadai ya mungkin kecepatan cutting mereka," tambah Bobo.
Dengan bertemunya SMAN 1 Narmada dan SMAN 5 Mataram di partai final, tensi panas dipastikan akan membara di GOR 17 Desember Turide, Mataram.
Akankah Smala berhasil mempertahankan mahkota juara atau justru Smanar yang sukses membalas dendam? Laga final ini akan menjadi penentu siapa yang layak menjadi ratu basket pelajar di West Nusa Tenggara.
Editor : Pujo Nugroho